Percepat Vaksinasi, TNI-Polri Terjunkan 1.355 Tenaga Medis

11
Panglima TNI dan Kapolri saat memberikan keterangan pers

Margonda | jurnaldepok.id
TNI Polri sudah melakukan penguatan tenaga kesehatan (Nakes) kurang lebih 1.355 orang, sehingga perlu 2.500 orang lagi yang diisi oleh Dinas Kesehatan, BKKBN dan relawan mahasiswa.

Hal itu dikatakan Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri, Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo saat meninjau lokasi sentra pelayanan vaksinasi di Universitas Pancasila.

“Apabila terpenuhi 3.800 nakes maka bulan Agustus sudah selesai Jakarta sudah tercapai herd immunity, dengan target setiap hari 165.000 jiwa yang kita vaksin. Mudah-mudahan ini bisa tercapai sehingga bulan Agustus Jakarta sudah tercapai herd immunity yang kita inginkan bersama,” ujarnya, kemarin.

Hadi menyampaikan apresiasi dan dukungan moril, serta ucapan terima kasih kepada seluruh tenaga kesehatan yang bekerja siang malam tanpa mengenal hari libur.

“Saya dan Kapolri memberikan apresiasi atas dedikasinya yang luar biasa untuk mengendalikan Covid-19 dengan melaksanakan percepatan vaksinasi ini,” katanya.

Dia menyebut, bahwa kasus aktif Covid-19 di DKI Jakarta ini terbanyak dibanding dari seluruh provinsi yang ada di Indonesia.

Namun, untuk pelaksanaan vaksinasi sendiri sudah hampir 50 persen, dengan rincian sudah terlaksana sekira 4.700.000 orang atau kurang dari 4,3 juta jiwa.

“Apabila kita bagi 30 hari dengan asumsi bulan Agustus sudah mendapatkan herd immunity, sudah tervaksin semua. Maka satu hari target kita harus tercapai 165.000 jiwa, dan Agustus sudah selesai,” paparnya.

Atas dasar itulah, lanjut Hadi, pihaknya bersama Polri akan turut membantu mengerahkan tenaga kesehatan, termasuk juga dari Dinas Kesehatan, BKKBN, hingga mahasiswa yang sedang praktek.

“Semua kita kerahkan. Karena jika kalkulasi setiap 50 tenaga kesehatan mulai dari proses administrasi skrining sampai vaksinasi itu bisa memvaksinasi sebanyak 2.000 perhari,” jelasnya.

Sehingga, sambungnya, apabila target 165.000 jiwa per hari dibagi 2.000, kali 50, maka kebutuhan vaksinator kurang lebih 3.800 orang. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here