Varian Delta Masuk Depok, Wali Kota Imbau Warga Perketat Prokes

12
Mohammad Idris

Margonda | jurnaldepok.id
Satgas Penanganan Covid-19 Kota Depok mengumumkan ada 10 kasus covid varian Delta yang ditemukan di Depok.

Wali Kota Depok, Mohammad Idris dalam keterangan resminya mengatakan, hal itu diketahui berdasarkan pemeriksaan Laboratoriun Whole Genome Sequancing (WGS) di Laboratorium LIPI.

“Dari 10 specimen warga Depok yang dilakukan pemeriksaan dengan hasilnya positif Covid varian Delta B.1.617.2,” ujarnya, kemarin.

Adapun kriteria specimen yang dikirimkan berasal dari pasien terkonfirmasi dengan hasil CT dibawah 30. Serta memiliki beberapa kriteria yaitu penularan cepat di masyarakat/ lokal tertentu.

“Kemudian orang yang baru mendarat dari negara asing, mulai mengingfeksi kelompok yang sebelumnya tidak rentan (anak-anak). Orang sudah divaksin tapi terinfeksi. Penyintas terinfeksi kembali dan kematian dengan komorbid penyakit menular lain (HIV, TB dan lainnya),”katanya.

Disebutkan bahwa peningkatan kasus di Depok dalam tiga pekan terakhir sangat tinggi. Dengan positivity rate 42,23%.

“Berdampak pada tingkat keterisian tempat tidur ICU dan isolasi di rumah sakit hingga diatas 95%,” jelasnya.

Oleh karena itu dia meminta agar warga menghindari makan bersama. Kemudian juga memperketat protokol kesehatan 5M yang wajib dilakukan.

“Seluruh warga Kota Depok untuk lebih meningkatkan kewaspadaan diri dalam menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat, di antaranya menerapkan 5M,” ungkapnya.

Ia juga meminta warga menggunakan masker dua lapis. Kemudian juga warga diminta betul-betul mematuhi aturan PPKM Darurat.

“Mengingat tingkat penularan Covid-19 varian Delta B.1.617.2 sangat cepat dan menghasilkan penyakit berat serta membutuhkan hospitalisasi atau tindakan penanganan lebih tinggi,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here