Penerapan PPKM Darurat, Ratusan Kendaraan Gagal Masuk Depok

51
Petugas saat melakukan penyekatan di Jalan Margonda beberapa waktu lalu

Tapos | jurnaldepok.id
Ratusan kendaraan gagal masuk Kota Depok dan mereka harus putar balik saat di posko PPKM Darurat di Jalan Raya Bogor, Kelurahan Cilangkap, KecamatanTapos.

Humas Polres Metro Depok, Komisaris Polisi Supriyadi mengatakan, di hari pertama ada 160 pengendara yang diputar balik.

“Meliputi 100 roda dua dan 60 roda empat. Para personel yang berjaga melakukan pengecekan KTP terhadap pengguna jalan. Kami selektif dan memutar balikan kendaraan yang tidak berkepentingan dan dilarang memasuki wilayah hukum Kota Depok. Intinya tidak bisa sembarangan ke luar masuk daerah. Ini berlaku di masing-masing wilayah. Apabila tidak penting tidak boleh berpergian,” ujarnya, kemarin.

Selain di kawasan Cilangkap dan Sawangan, petugas juga memberlakukan PPKM skala mikro di kawasan Grand Depok City dan di Jalan Akses UI-Kelapa Dua, Depok. Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat telah resmi mulai diberlakukan pada, Sabtu 3 Juli 2021. Sejumlah aktivitas pergerakan antar daerah pun telah dijaga ketat aparat, termasuk di Kota Depok.

Di Kota Depok ada dua lokasi penyekatan, yakni di Jalan Raya Bogor depan SPBU Cilangkap, Kecamatan Tapos, dan di Jalan Raya Parung-Ciputat tepatnya di depan Perumahan Bukit Sawangan Indah. Dua lokasi tersebut menjadi lokasi penyekatan pergerakan arus keluar masuk orang dari Bogor, Jakarta dan Depok.

Wali Kota Depok, Mohammad Idris meminta masyarakat tetap santai dan enjoy dalam menjalankan PPKM Darurat yang dilaksanakan pada 3-20 Juli 2021.

“Harapan kami, seluruh warga Kota Depok jangan panik, tetap kita hadapi dengan suasana yang enjoy,” katanya.

Idris juga mengatakan, masyarakat diminta untuk memaklumi kondisi yang terjadi saat ini, karena dengan begitu, pelaksanaan PPKM Darurat bisa berjalan efektif dan pandemi Covid-19 di Kota Depok segera usai.

“Tidak ada keributan, kita saling memahami dan memaklumi kondisi ini, itu harapan kami,” paparnya.

Idris menambahkan, Kota Depok saat ini masuk dalam zona merah atau risiko tinggi penyebaran Covid-19 atau jika diklasifikasikan dalam PPKM Darurat masuk dalam daerah level 4.

“Karenanya dibutuhkan kerjasama dan ketegasan masyarakat untuk mengetatkan protokol kesehatan,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here