Rumah Makan Masih ‘Bandel’ Melayani Makan di Tempat

22
ilustrasi

Beji | jurnaldepok.id
Di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PPKM Mikro masih ditemukan warung, rumah makan yang melayani makan ditempat.

Pantauan di lapangan ada rumah makan di sepanjang jalan Bungur, Beji yang terlihat masih melayani pembeli dengan makan ditempat.

Tidak hanya itu saja, rumah makan juga tidak menerapkan protokol kesehatan seperti tidak membatasi pengunjung.

“Kami bingung yang katanya PPKM rumah makan tidak boleh menerima makan ditempat tapi ada aja makan ditempat,”kata Suryadi, salah satu warga.

Sementara itu, Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengatakan perpanjangan tercantum di Keputusan Wali Kota Depok Nomor 442/263/Kpts/Dinkes/Huk/2021 ini berlaku mulai dari tanggal 29 Juni hingga 5 Juli 2021.

Secara umum, tidak ada yang berubah dalam perpanjangan PSBB Proporsional ini. Pemerintah kota tetap melarang resepsi pernikahan, menutup tempat hiburan, tidak membolehkan restoran makan ditempat dan menganjurkan perusahaan memberlakukan work from home atau WFH sebanyak 75 persen.

Namun yang menarik, dalam perpanjangan PSBB Proporsional kedelapan ini, pemerintah kota membatasi masyarakat yang hendak berbelanja ke pusat perbelanjaan, mall, supermarket dan minimarket. Pembatasan didasarkan dengan kelompok masyarakat yang memiliki tingkat kerentanan terpapar COVID-19.

“Anak-anak dibawah 5 tahun, ibu hamil, dan lanjut usia (lansia) tidak diperkenankan masuk area tersebut,”katanya.

Lebih dari itu, Idris tetap memberlakukan aturan yang sama dengan pelaksanaan PSBB Proporsional sebelumnya yakni operasional mal dan pasar swalayan masih diperbolehkan hingga pukul 19.00 dengan jumlah pengunjung maksimum 30 persen dari kapasitas.

Sebagai informasi, berdasar data dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC) Kota Depok, selama dua pekan terakhir angka keterpaparan Covid-19 pada usia balita memang sedang meningkat. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here