Tak Kebagian Tempat Tidur, Pasien RSUD Sempat Tidur di Lantai

134
Beberapa pasien saat dirawat di ruang IGD

Sawangan | jurnaldepok.id
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok sempat kewalahan melayani pasien Covid-19 yang datang berobat. Bahkan, beberapa di antaranya harus tidur di lantai lantaran tidak mendapatkan kamar rawat inap.

“Itu kejadian tiga hari lalu, pasien itu sebenarnya di kursi roda, namun saatnya tidur malam pasien pindah ke lantai, itu pukul 22.00 WIB. Saat ini tak ada lagi,” ujar Devi Maryori, Direktur RSUD Kota Depok, kemarin.

Devi tidak menapikan peristiwa itu terjadi karena pasien terus berdatangan karena rumah sakit lain pun penuh.

“Itupun (tidur di lantai,red) atas persetujuan mereka. Ya, tidak kebagian tempat tidur,” paparnya.

Sampai dengan kemarin, total pasien Covid-19 yang dirawat di RSUD mencapai 186 orang. Mereka dirawat di ruang rawat inap dan IGD.

“Memang ada penambahan 50 tempat tidur, tapi itu harus dilakukan bertahap karena banyak nakes yang terkonfirmasi dan sakit,” jelasnya.

Sebelumnya Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 (GTPPC), Dadang Wihana mengatakan, pihaknya telah melayangkan surat ke Pemprov Jabar sebagai upayanya menambah bed perawatan tersebut.

“Kami sudah layangkan surat ke Provinsi Jawa Barat, usulannya RSD (Rumah Sakit Darurat) atau tempat isolasi OTG atau Gejala Ringan,” ujar Dadang kepada wartawan, kemarin.

Dadang mengatakan, jika direstui menyediakan tempat isolasi OTG, pihaknya telah menyiapkan Asrama Mahasiswa Universitas Indonesia yang lokasinya tidak jauh dari Wisma Makara UI.

“Hari ini kita sedang dihitung kebutuhannya, Asrama Mahasiswa UI diperkirakan dapat menampung sebanyak 300 tempat tidur,” katanya.

Lebih lanjut Dadang mengatakan, selain upaya meminta kepada Pemprov Jawa Barat penambahan lokasi baru, pihaknya juga telah mengupayakan penambahan tempat tidur pada rumah sakit-rumah sakit yang saat ini melayani COVID-19 di Kota Depok.

“Untuk bed RS, kita upayakan penambahan bed, saat ini total bed ICU dan isolasi berjumlah 1.100 bed,” jelasnya.

Pada tanggal 27 Juni 2021, Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 atau pikobar.jabarprov.go.id, mencatat Bed Occupancy Rate atau BOR pada rumah sakit di Kota Depok telah mencapai 96,27 persen dengan rincian 1.059 tempat tidur terpakai dari 1.100 kapasitas. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here