Permintaan Obat dan Vitamin Alami Peningkatan Signifikan

25
Tim satgas saat menghantarkan obat dan vitamin ke rumah warga

Beji | jurnaldepok.id
Permintaan obat dan vitamin untuk pasien Covid-19 meningkat sehingga pasien diminta untuk bersabar.

Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kelurahan Kemirimuka, Kecamatan Beji, Friansyah kepada wartawan mengatakan, pasokan obat dan vitamin masih aman.

“Kami rasa obat dan viatmin untuk pasien Covid-19 masih aman, namun karena ada beberapa teknis di lapangan mengakibatkan ada beramsumsi kalau obat habis,” ujarnya, Rabu (30/6).

Dia menambahkan, pemberian obat kepada pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri di rumah sudah dilakukan, baik oleh petugas puskesmas hingga satgas gugus tugas. Dalam sehari dirinya sebagai satgas penanganan Covid-19 memberikan sekitar lima hingga enam di lokasi yang berbeda.

Sementara ada sekitar puluhan pasien Covid-19 yang harus mendapatkan obat dan vitamin.

“Karena petugas yang kurang personil mengakibatkan pendistribusian pemberian obat agak terlambat sehingga pasien beranggapan pasokan obat habis. Dalam pendistribusian atau pengantaran obat ke pasien kami juga menggunakan jasa gojek online hingg 30-40 pasien sehari,”katanya.

Saat ini, kata dia, baik petugas Puskesmss dan Tim Satgas Penanganan Covid juga melakukan kegiatan dalam upaya mempercepat penanganan Covid-19.

“Petugas Puskemas ada yang melakukan swab, vaksin dan pelayanan umum, kami sebagai satgas berupaya membantu para pasien Covid-19,” paparnya.

Dia mengimbau kepada pasien Covid-19 untuk bersabar akan mendapatkan obat dan vitamin semuanya akan tetap dilayani.

“Kami juga imbau kepada pasien dan warga untuk tidak menshare informasi yang provaktif yang bisa menciptakan keresahan,”katanya.

Sampai saat ini Tim Satgas Covid-19 bersama Puskesmas Kemirimuka, drg Hilma tetap fokus melayani Masyarakat baik pasien Covid-19 maupun pasien umum sehari hari.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Novarita mengatakan, sejumlah puskesmas di Kota Depok sempat mengeluhkan ketersediaan obat untuk penanganan pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri di rumah.

Namun, Pemerintah Kota Depok sudah mendapatkan suplai obat dari Provinsi Jawa Barat untuk memenuhi kebutuhan obat di Kota Depok.

“Sempat kurang ketersediaan obat, tetapi kemarin kita sudah dapat suplai obat dari Provinsi Jawa Barat,” terangnya.

Dia menjelaskan, suplai obat yang diberikan Provinsi Jawa Barat diakuinya hanya dapat memenuhi kebutuhan untuk beberapa minggu ke depan. Untuk mengantisipasi ketersediaan, Dinas Kesehatan Kota Depok akan segera melakukan pengadaan obat dan meminta suplai obat kembali ke Provinsi Jawa Barat. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here