Gegara Sakit Hati, Seorang Pemuda di Bojonggede Duel Lawan ‘Kodok’

99
ilustrasi

Bojonggede | jurnaldepok.id
Pertarungan satu melawan satu, dua dua remaja mengakibatkan seorang pemuda terluka terkena sabetan senjata tajam berupa clurit dibagian pergelangan tangan nyaris putus.

Kapolsek Bojonggede, AKP Dwi Susanto kepada wartawan mengatakan, duel satu lawan satu yang dilakukan oleh Febrian Sudrajat dengan pelaku AAL alias Kodok (21) terjadi di Kampung Tanah Baru Depan Masjid Baitul Akhfa RT.003/006, Desa Waringin Jaya, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor.

“Kejadian bermula dari pemalakan uang dilakukan teman pelaku kepada adik korban, yang dilakukan Febrian Sudrajat dengan AAL alias Kodok pemicunya sakit hati. Korban tidak terima mendatangi pelaku di lokasi kejadian dan langsung ditantang duel,” ujarnya, kemarin.

Dalam duel satu lawan satu tersebut, korban kalah dan banyak mendapatkan luka sabetan celurit pelaku hingga pergelangan tangan kanan korban nyaris putus.

“Pada saat mau kabur, pelaku kembali membacok punggung korban hingga luka sobek. Akibat kejadian ini korban sempat dilarikan ke RSUD Cibinong mendapatkan perawatan itensif,” katanya.

Dia menuturkan penyelidikan yang dilakukan anggota pelaku AAL alias Kodok berhasil ditangkap saat sedang kerja di daerah Cibinong.

“Pelaku diketahui pegawai di salah satu rumah makan di Jalan Raya Cibinong. Anggota menangkap pelaku saat sedang bekerja dan sudah mengakui perbuatan hingga melukai korban,” tuturnya.

Motif dalam kejadian ini, lanjut Dwi berlatar belakang sakit hati.

“Akibat luka parah di pergelangan tangan kanan, korban harus mengalami cacat permanen,”katanya.

Barang bukti yang berhasil disita petugas, berupa sebilah celurit bergagang kayu warna cokelat dan martil kecil gagang kayu cokelat.

“Mempertanggung jawabkan perbuatan Kodok dikenakan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan hingga luka berat dengan ancaman pidana 5 tahun,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here