Tim Gugus Tugas Tegaskan Berita Warga Kena Covid Menggelar Hajatan Hoax

14
Supomo

Cilodong | jurnaldepok.id
Tim Satuan Tugas Penanganan Percepatan Covid 19 membantah adanya warga yang terkonfirmasi Covid-19 melaksanakan hajatan di Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cilodong.

Camat Cilodong, Supomo mengatakan, memang pada 12 Juni ada acara hajatan pernikahan di RT 02 RW 04 Kelurahan Sukamaju, Cilodong.

“Namun yang menggelar acara pernikahan itu bukanlah warga yang kena Covid-19,” ujarnya, Selasa (22/6).

Supomo mengatakan, telah berkoordinasi dengan ketua RT setempat. Dari penjelasan ketua RT ternyata warga yang terkena corona bertempat tinggal di Jalan Kepodang Blok H3 nomor 19.

“Sementara yang hajatan ini berada di Jalan Kepodang Blok G3 nomor 9, memang bertetangga tapi bukan orang yang sama,” paparnya.

Supomo mengungkapkan, warga yang terpapar Covid-19 itu sudah melaksanakan isolasi mandiri sejak tanggal 10 Juni. Bahkan warga sekitar ikut membantu penanganan warga yang isolasi mandiri.

Sementara, warga yang menggelar hajatan tetap mematuhi protokol kesehatan sesuai ketentuan yang ada dan telah melapor ke pengurus lingkungan.

“Jadi kami tegaskan berita itu tidak benar sehingga warga banyak yang khawatir,”katanya.

Hal senada juga di lontarkan Kapolsek Sukmajaya, AKP Safri Wasdar. Ia mengatakan, setelah mendapatkan informasi adanya warga terpapar Covid-19 melakukan hajatan, pihaknya telah memerintahkan Bhabinkamtibmas Kelurahan Sukamaju untuk melakukan pengecekan.

“Hasil dari klarifikasi bahwa pemberitaan itu tidak benar dan bukan warga yang terpapar Covid-19 menggelar hajatan. Itu tidak benar, sudah kami klarifikasi oleh Bhabinkamtibmas,” ucap Safri.

Safri meminta warga apabila mendapatkan sebuah informasi yang bersifat sensitif, harus melakukan pengecekan fakta terlebih dahulu.

“Masyarakat harus cerdas saat menerima sebuah informasi sehingga dapat memilah berita yang benar maupun tidak. Jadi jangan terpengaruh dengan berita yang belum tentu kebenarannya, terpenting saat ini tetap menjaga protokol kesehatan,”katanya.

Hal yang sama juga dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Novarita yang membantah berita adanya pasien positif Covid-19 di kawasan Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cilodong, yang tidak melakukan isolasi dan malah berkeliaran menggelar hajatan.

Dari hasil penelusuran yang dilakukan pihaknya hari ini, pasien tersebut telah melakukan isolasi mandiri pasca diketahui positif Covid-19.

“Sedangkan, mereka yang menggelar hajatan merupakan tetangga pasien positif. Saya baru dapat aja klarifikasinya dari satgas. Ternyata yang hajatan itu yang sebelahnya dia,” ungkapnya.

Ketika dinyatakan positif, kata dia, satgas di tingkat RW telah melakukan pemantauan kepada yang bersangkutan.

“Pasien juga terpantau melakukan isolasi mandiri dengan baik. Jadi, bisa dipastikan pasien tersebut tidak berkeliaran,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya di salah satu media online seorang pasien Covid-19 menggelar hajatan di wilayah Cilodong. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here