Pasien Covid-19 Terus Membeludak, Ruang Isolasi Nyaris Penuh

225
Terlihat pasien yang akan melakukan isolasi di ruang isolasi

Beji | jurnaldepok.id
Ruang isolasi untuk pasien Covid-19 wisma Makara dan Pusat Studi Jepang Universitas Indonesia Kota Depok nyaris penuh.

Kepala Tempat Karantina Pasien Covid-19 Kota Depok, Denny Romulo mengungkapkan, ada dua lokasi tempat isolasi pasien tanpa gejala.

“Yakni di Pusat Studi Jepang UI dan di Wisma Makara UI. Namun saat ini kondisi ke dua tempat itu pun nyaris penuh,” ujarnya, kemarin.

Melalui keterangan tertulisnya Denni menyebut, data pasien isolasi mandiri di Pusat Studi Jepang UI saat ini telah terisi 93,75 persen.

“Data ini didapat sekira pukul 20:00 WIB pada Senin 14 Juni 2021. Kapasitasnya 32 tempat tidur, terisi 30 dan kosong dua. Jumlah pasien 30 orang. Terdiri dari 15 laki-laki dan 15 lainnya perempuan,” paparnya.

Kemudian, lanjutnya, Wisma Makara UI yang memiliki fasilitas 108 tempat tidur dan empat ekstra bed saat ini sudah terisi sebanyak 78 tempat tidur dan kosong 30 tempat tidur.

“Presentase bed terisi 72,22 persen. Jumlah pasien di Wisma Makara UI 78 orang. Ini terdiri dari laki-laki 48 orang dan perempuan 30 orang,”katanya

Dia menegaskan, data ini bisa cepat berubah karena jumlah pasien sembuh dan yang masuk silih berganti.

Sebelumnya, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 atau GTPPC, Kota Depok mencatat, sebanyak 2.167 orang harus menjalani isolasi. Angka itu kian bertambah setelah lonjakan 350 kasus pada Minggu 13 Juni 2021.

“Untuk kenaikan kasus Covid-19 memang dalam tiga hari ini ada peningkatan. Biasa sebelumnya kita 100-150 kasus, untuk dua hari ini dari mulai 200-an hingga kemarin memang ada kasus sampai 350 orang,” ungkapnya.

Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono mengungkapkan kasus Covid-19 di Kota Depok mulai meningkat lagi.

“Depok mengalami kenaikan yang signifikan, kemarin 225 kasus dan hari ini (Minggu,red) sebanyak 350 kasus. ICU di Depok sudah terisi 60 persen dan isolasi mandiri 60 persen di rumah sakit,” katanya.

Dari itu, dalam berbagai kesempatan ia tidak henti-hentinya mengingatkan warga masyarakat agar bersungguh-sungguh dalam menjaga protokol kesehatan atau prokes.

Hal tersebut dilakukan agar wabah virus covid-19 tidak makin menyebar dan Kota Depok segera menjadi zona hijau seluruhnya.

“Depok sedang naik nih Covid-19, mohon kita semua bisa saling menjaga, jaga diri akan menjaga keluarga, warga dan Kota Depok, terhindar dari penyebaran Covid-19,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here