Digelar Setiap Tahun, Lebaran Depok Bukti Visi Kota Depok Berbudaya

118
Ragam gelaran Lebaran Depok yang diselenggarakan KOOD

Margonda | jurnaldepok.id
Kumpulan Orang Orang Depok (KOOD) menggelar event tahunan yakni Lebaran Depok. Kegiatan tersebut dilakukan di penghujung Bulan Syawal 1442 Hijriah.

“Lebaran Depok ini merupakan salah satu pelestarian budaya. Ini juga selaras dengan visi kami yakni Maju, Berbudaya dan Sejahtera,” ujar Mohammad Idris, Wali Kota Depok, Kamis (10/6).

Ia menambahkan, pihaknya mendukung penuh kegiatan kebudayaan yang dilakukan oleh para pelaku budaya yang ada di Depok.

“Berbudaya itu tidak saja berkaitan dengan budaya kerja, namun budaya ini memiliki arti yang luas, termasuk seni budaya di dalamnya. Salah satunya budaya dan tradisi warga Depok,” paparnya.

Sekretaris KOOD, Nina Suzana menjelaskan digelarnya Lebaran Depok tak lain untuk melestarikan seni dan budaya Depok yang saat ini mulai punah.

“Kami coba angkat kembali budaya-budaya terdahulu yang murni. Seperti anak ke orang tua bawain rantang (nganter), datang ke petinggi atau pejabat (nyorog) dan datang ke Pak RT atau Pak RW (ngejot),” tandasnya.

Dari itu, Lebaran Depok tak lain untuk menghidupkan kembali budaya Depok seperti membuat dodol menggunakan kuali, kedebong pisang dan kayu bakar.

“Kalau sekarang kan orang membuat dodol sudah pakai Teflon dan gas. Nah kami tunjukin, bahwa membuat dodol itu pakai kedebong pisang dan kayu bakar,” katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan, Lebaran Depok juga untuk mendukung dan sebagai implementasi dari visi Kota Depok yakni Maju, Berbudaya dan Sejahtera.

“KOOD ini ormas yang memang concern terhadap seni, budaya dan bahasa,” terangnya.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporyata) Kota Depok, Wijayanto menyampaikan banyak terima kasih atas kontribusi KOOD dalam membantu melestarikan kebudayaan zaman dulu. Kegiatan ini merupakan salah satu peningkatan aspek kebudayaan yaitu karakter bangsa dan leluhur.

“Budaya menjadi salah satu visi dan misi di Kota Depok. Mudah-mudahan upaya yang dilakukan ini dapat meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap budaya daerah,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here