Jelang Sekolah Tatap Muka, Presiden Targetkan 700 Ribu Vaksin Sehari

15
Presiden RI, Joko Widodo saat meninjau pelaksanaan vaksin layanan transportasi di RS Universitas Indonesia

Beji | jurnaldepok.id
Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo menargetkan suntikan vaksinasi dapat dilakukan hingga 700 ribu per harinya pada Juni ini. Sedangkan pada Juli nanti, ia berharap target vaksinasi sebanyak 1 juta orang per harinya dapat dicapai.

Hal itu dikatakan Jokowi saat meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi tenaga kesehatan, dosen dan tenaga pendidik, guru, lansia, pemadam kebakaran, pelayan publik, dan penyedia layanan transportasi di RS Universitas Indonesia, Kelurahan Pondokcina, Kecamatan Beji, Rabu (9/6).

Jokowi berharap, percepatan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 ini juga dilakukan di berbagai provinsi lainnya.

“Tadi saya sudah mendapatkan informasi dari Menkes bahwa hari ini juga dilaksanakan di Bandung, kemudian juga di Tangerang yang jumlahnya massal, banyak,” kata Jokowi saat memberikan keterangan pers.

Jokowi menginstruksikan agar seluruh guru dan tenaga pengajar harus selesai menerima suntikan vaksinasi Covid-19 sebelum sekolah tatap muka mulai dilaksanakan. Karena itu, pemerintah daerah diminta agar memprioritaskan pemberian vaksinasi Covid-19 kepada para guru dan lansia di wilayahnya.

“Tugas kami itu, diberikan juga kepada Panglima dan Kapolri, semua guru harus selesai divaksinasi sebelum (pembelajaran tatap muka) dimulai,”katanya.

Diketahui sebelumnya pada, Selasa (8/6) tercatat sudah ada 18.260.482 orang telah mendapatkan vaksin Covid-19 dosis pertama, atau bertambah 484.564 orang. Sementara penerima vaksin Covid-19 dosis kedua bertambah 158.956 orang menjadi 11.356.025 orang.

Pemerintah menargetkan 40.349.049 orang mendapat vaksinasi Covid-19. Vaksinasi Covid-19 di Indonesia dibagi menjadi empat tahap. Tahap pertama untuk petugas kesehatan, targetnya mencapai 1.468.764 orang.

Tahap kedua untuk petugas pelayanan publik dan lansia dengan target sasaran masing-masing 17.327.167 dan 21.553.118 orang. Sementara tahap ketiga untuk masyarakat rentan di daerah dengan risiko penularan tinggi, targetnya menjangkau 63,9 juta orang. Tahap terakhir untuk masyarakat umum dengan pendekatan klaster, total target 77,7 juta orang.

Meski begitu, baru 18,47 juta orang yang sudah menerima vaksin Covid-19 dosis pertama hingga Selasa (8/6). Dari jumlah itu, baru 11,39 juta orang yang sudah menuntaskan penyuntikan dua dosis vaksin. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here