Pedagang Sembako Duel Lawan Begal, Pelaku Pura-pura Beli Rokok

971
Inilah pelaku begal yang berhasil ditangkap warga

Limo | jurnaldepok.id
Sakur, pedagang kelontong Barokah di Jalan Raya Krukut RT 03/04, Kelurahan Krukut, Kecamatan Limo, Selasa (8/6) subuh berhasil menangkap dua pencuri yang mencoba mengambil telepon genggam miliknya.

Kapolsek Cinere, Kompol Tata Irawan mengatakan percobaan pencurian yang dilakukan kedua pelaku FS dan AP diketahui waktu subuh yaitu sekitar pukul 04.20 WIB.

“Saat itu korban sedang menunggu tokonya, dan tiba-tiba datang dua pelaku berboncengan satu motor berhenti di depan toko korban. Lalu dua pelaku berpura-pura seperti akan membeli rokok hingga masuk ke dalam kiosnya,” ujarnya, kemarin.

Akan tetapi, sambungnya, pelaku mendekati korban setelah itu ditodong menggunakan belati meminta telepon gengga miliknya.

Dia menuturkan, korban mencoba mempertahankan telepon android dari pelaku. Kemudian korban melawan pelaku dengan memegang tangan pelaku sambil teriak maling.

“Lantaran sudah terpojok korban teriak maling, pelaku mencoba kabur, namun pelaku dipegang setelah itu pelaku lainnya FM bertugas mengintai di atas motor langsung menabrakan motor ke korban hingga terluka parah,” paparnya.

Warga yang sedang ronda mendengar teriakan korban langsung mengamankan kedua pelaku dan menjadi sasaran amuk warga hingga babak belur.

“Kedua pelaku babak belur saat diserahkan kepada anggota. Sedangkan akibat ulah pelaku, korban mengalami luka sobek di pinggul kanan, siku kanan dan pada pangkal ibu jari kanan,” tuturnya.

Sementara itu barang bukti yang berhasil disita petugas berupa motor Hona Beat putih B 3703 EGC, sebuah pisau lipat, dua HP, dompet, parfum, korek api, dan bungkus rokok.

Kanit Reskrim Polsek Cinere, Iptu Suripto mengatakan berdasarkan penyelidikan sementara pengakuan pelaku sudah sebanyak tiga kali melakukan kejahatan serupa yaitu pencurian dengan kekerasan toko sembako.

Kedua pelaku tercatat sebagai warga di Jagakarsa, Jakarta Selatan.

“Aksinya ini pelaku sudah melakukan tiga kali. Sasaran selalu warung sembako maupun klontong yang buka 24 jam,” tambahnya.

Atas perbuatannya kedua pelaku dikenakan Pasal 365 KUHP yaitu pencurian dengan kekerasan dengan ancaman pidana diatas tujuh tahun penjara. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here