Pemkot Depok Gandeng Kementerian PUPR untuk Atasi Kemacetan Raya Sawangan

184
Mohammad Idris

Beji | jurnaldepok.id
Pemerintah Kota Depok menggandeng pemerintah pusat untuk ikut memberikan solusi terkait kemacetan yang terjadi sejak adanya akses tol, utamanya di Jalan Sawangan dan lokasi lainnya.

Demikian dikatakan Wali Kota Depok, Mohmmad Idris saat menghadiri kegiatan Ground Breaking Tol Cinere-Jagorawi seksi tiga Kukusan-Cinere.

Dia mengatakan, lokasi jalan macet seperti di Jalan Raya Sawangan kerap dikeluhkan masyarakat, terlebih jika saat jam sibuk kerja dan libur akhir pekan.

“Ya itu, makanya kami berharap bantuan dari pemerintah tentunya melalui Pak Menteri PUPR dan semua pihak untuk melakukan intervensi penataan dan manajemen rekayasa lalu lintas di area sekitar pintu tol,” ujarnya, Jumat (28/5).

Ia menyebut, saat ini akses keluar masuk di sejumlah tol telah berdampak pada kemacetan yang cukup panjang. Terutama saat jam kerja atau libur akhir pekan.

“Sekarang bisa dirasakan gate tol di Kukusan, Brigif, Sawangan, ini sudah terjadi kemacetan yang tentunya menjadi perhatian kami,”katanya.

Terkait hal itu, Idris meminta agar pemerintah pusat ikut turun tangan melakukan intervensi dengan mengimplementasikan rekomendasi tentang analisis dampak lalu lintas atau andal lalin di Kota Depok.

“Mudah-mudahan ini bisa direalisasi sehingga lalu lintas lancar dan terbantu pergerakan mobilitas kegiatan warga dan masyarakat,” jelasnya.

Idris menambahkan, Kota Depok terus mengalami penambahan jumlah penduduk. Hal itu sangat terkait dengan kapasitas ruas jalan.

“Sekarang ini catatan dari BPS sebanyak 2,4 juta jiwa dengan kepadatan penduduk 11 ribu jiwa perkilometer,” katanya.

Idris menyebut, 60 persen warga Depok itu bekerja di luar Kota Depok. Sedangkan sisanya, sekira 40 persen bekerja di Jakarta dan selebihnya di Bekasi serta daerah lain.

“Ini sebuah dinamika warga masyarakat Depok yang tentunya menyambut baik pembangunan jalan Tol Cijago ini,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here