Satgas Covid-19 Ungkap, Libur Lebaran Tidak Menambah Kasus Konfirmasi Positif di Depok

183
ilustrasi

Margonda | jurnaldepok.id
Satuan Tugas COVID-19 Kota Depok menilai selama sepekan ini kasus COVID-19 di Kota Depok mulai mengalami perbaikan.

Juru Bicara Satuan Tugas COVID-19 Kota Depok, Dadang Wihana mengatakan libur panjang Hari Raya Idul Fitri tidak menambah kasus konfirmasi COVID 19 di Kota Depok.

“Berdasarkan data yang dihimpun, dari 16-23 Mei 2021, zona hijau di Kota Depok meningkat dari sebelumnya 4.742 RT, kini menjadi 4.786 RT. Pada tingkat RT zona hijau meningkat, sementara zona kuning, oranye dan merah semakin menurun,” ujarnya, kemarin.

Sementara, sambungnya, zona PPKM Mikro hijau naik, zona orange dan zona kuning dan orangenya turun, hanya ada 1 RT zona merah di wilayah Kecamatan Beji.

Dadang menambahkan, bahkan untuk presentase Bed Occupancy Ratio (BOR) di rumah sakit dan tempat isolasi masih dibawah 50%.

“BOR kita cukup bagus, ICU 40% dan isolasi 20%,” katanya saat ditemui di lokasi check poin Jalan Raya Bogor, Tapos.

Dia mengatakan, keterlibatan peran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA) dalam melakukan upaya Testing, Tracing, dan Treatment menjadi salah satu faktornya dalam mengendalikan kasus COVID-19 di wilayahnya.

“Kita meningkatkan testing kita, ketika kontak erat puskesmas pun langsung melakukan antigen maupun PCR, di level tiga pilar juga, ini kolaborasi luar biasa, peran Forkopimda sangat masif, sehingga kasus dapat terkendali. Tingkat penularan kita memang terjadi lebih banyak di kerumunan, tapi di level tertentu penggunaan masker sudah tertib,” katanya.

Namun begitu, zonasi daerah Kota Depok di tingkat nasional masih pada zona oranye, selain itu juga trend kasus hariannya kasus COVID-19 di Kota Depok masih mengalami peningkatan.

Pihaknya tidak akan lengah dan akan lebih mengetatkan wilayahnya terutama untuk penularan Covid-19 yang terjadi usai musim Lebaran 2021.

“Saat ini kami sedang fokus arus balik mudik yang diperpanjang sampai 31 Mei, ada tiga titik penyekatan yakni di Cilangkap, Perumahan BSI dan Terminal Jatijajar,” jelasnya.

Dadang mengatakan, pada tingkat masyarakat pun Wali Kota Depok, Mohammad Idris telah menginstruksikan para camat dan lurah untuk melakukan pendataan terhadap masyarakatnya terutama bagi yang melakukan mudik.

“Imbauan kepada warga terutama pemudik untuk segera melapor RT RW, lalu segera lakukan rapid tes antigen di puskesmas, layanannnya dilakukan secara cuma-cuma, apabila telah melakukan mudik,” ungkapnya.

Tingkat kesadaran masyarakat dalam menerapkan 5M (Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak, Menghindari kerumunan, Membatasi mobilitas) juga menjadi faktor lain yang mendukung dalam upaya pengendalian kasus Covid-19 di Kota Depok. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here