Hiswana Migas: Ledakan Gas Milik Nenek Tinah Karena Selang Regulator Rusak

40
Ahmad-Badri

Limo | jurnaldepok.id
Ledakan tabung gas tiga kilogram yang terjadi di rumah Nenek Tinah, warga Jalan H. Rohim Rt 02/03, Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo, diduga karena kabel regulator rusak.

Ketua Hiswana Migas Depok, Ahmad Badri kepada wartawan mengatakan mendengar adanya kejadian tersebut dia bersama pengurus Hiswana Migas langsung ke lokasi kejadian.

“Kami dan pengurus Hiswana Migas langsung ke lokasi untuk memastikan penyebab kejadian tersebut,” ujarnya, kemarin.

Dia mengatakan, dilokasi pihaknya langsung melihat dan memeriksa kompor hingga selang regulator. Ternyata ditemukan selang regulator yang sudah mau patah, atau rusak serta kondisi kompor gas yang sudah tidak layak.

Untuk mengantisipasi kejadian tak terulang kembali, Hiswana Migas mengimbau kepada warga untuk menggunakan alat standar SNI.

“Ledakan bisa terjadi karena alat-alat penunjangnya seperti regulator. Regulator bisa rusak, bocor, dan rapuh akibat masa pakai. Amati tanda-tanda kerusakannya agar ledakan bisa mudah dihindari. Seperti regulator atau selang tabung gas yang hendak digunakan,” ungkapnya.

Ia mengatakan, menggunakan selang dan regulator ber-SNI akan memperkecil potensi tabung gas meledak. Gunakan juga kompor SNI untuk meminimalisir kecelakaan ini. Tidak hanya menggunakan yang sesuai SNI, tetapi perawatannya juga harus diperhatikan.

“Memiliki ventilasi udara dapur yang baik termasuk tips agar tabung gas tidak meledak. Berat jenis tabung gas lebih berat dari udara, sehingga gas akan turun ke bawah. Inilah alasan ventilasi bawah dapur harus benar-benar baik. Tujuannya agar gas bisa keluar dari dapur dan tidak bercampur udara dapur,” jelasnya.

Sebab, sambungnya, campuran gas yang sensitif akan panas dan mudah meledak.

“Bukalah pintu dan jendela dengan lebar, agar udara bersih masuk ke dalam dan gas menyebar ke luar. Jangan sampai terus membiarkan gas terus berada dalam ruang dapur dan menyebabkan ledakan. Bisa juga dengan memindahkan tabung gas ke luar dapur, agar tidak memicu ledakan. Lebih baik lagi buat ventilasi yang lebih besar sejak awal, agar penumpukan gas tidak memicu ledakan,”katanya.

Selain itu, kata dia, hindari juga dari kontak listrik dan api adalah tips agar tabung gas tidak meledak. Antisipasi ini dilakukan terutama ketika tabung sudah mendesis/bocor.

?Jika hal ini terjadi, jangan nyalakan api dan segera matikan kompor,” terangnya.

Dalam kesempatan itu Hiswana Migas Kota Depok juga memberikan donasi kepada Nenek Tinah yang menjadi korban ledakan tabung gas elpiji 3Kg. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here