Dinilai Arogan Dalam Memberikan Pengawalan, Patwal Ambulans Sipil Dilarang

950
Kasatlantas Polres Metro Depok saat menunjukkan beberapa unit sepeda motor yang ditilang karena memberikan pengawalan

Margonda | jurnaldepok.id
Aparat Satuan Lalu-Lintas Polres Metro Depok melarang kendaraan roda dua sipil dijadikan kendaraan Patwal Ambulan.

Kepala Satlantas Polres Metro Depok, Ajun Komisaris Besar Polisi Andi M Indra Waspada kepada wartawan mengatakan jajarannya telah mengamankan sejumlah kendaraan roda dua (sepeda motor) karena terbukti melakukan jasa pengawalan secara ilegal terhadap ambulans.

Polisi terpaksa bertindak tegas, karena selain dianggap berbahaya, jasa tersebut bertentangan dengan Undang-undang Lalu Lintas Tahun 2009, berkaitan dengan pengawalan yang hanya dimiliki oleh Polri.

“Tidak ada kewenangan diberikan kepada masyarakat sipil,” ujarnya, kemarin.

Jasa pengawalan, kata dia, saat ini marak ditemukan di Kota Depok dengan dalih untuk kemanusiaan mengawal ambulans.

“Artinya kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, apabila contohnya rumah sakit atau yang membutuhkan pengawalan silahkan menghubungi Polres Metro Depok untuk dilakukan kegiatan pengawalan,” paparnya.

Langkah itu (penindakan) terpaksa dilakukan karena saat pihaknya kerap mendapat laporan dari masyarakat yang mengaku resah dengan keberadaan jasa tersebut.

“Ini untuk antisipasi karena sudah menjadi fenomena yang baru di wilayah Kota Depok, bahkan justru lebih arogan ketimbang pengawalan kita dari Polri. Mungkin masyarakat bisa melihat ketika ada ambulans kemudian motor pengawalan dilakukan oleh sipil itu sangat arogan. Sampai kami mendapatkan laporan, membentur-membenturkan kaca. Ini menurut saya tidak pas,”katanya.

Pihaknya sudah membuat surat secara resmi ke seluruh rumah sakit di Kota Depok.

“Apabila membutuhkan pengawalan yang dimiliki Polri maka segera hubungi kami, disitu tertera nama dan nomor HP,” jelasnya.

Andi memastikan, layanan tersebut tidak dipungut biaya. Terhadap para pelaku jasa layanan ilegal itu, polisi melayangkan sanksi tilang.

“Saya pastikan pengawalan dari Satlantas Polres Metro Depok tidak sama sekali dipungut biaya alias gratis. Sekali lagi, jangan segan-segan menghubungi kami apabila butuh pengawalan apalagi yang sifatnya urgen, orang sakit, antar jenazah, kita bantu maksimal,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here