Alami Luka Bakar, Korban Ledakan Gas Elpiji 3Kg Nenek Tinah Diungsikan dari Rumahnya

65

Limo | Jurnal Depok

Nenek Tinah, warga Jalan H. Rohim Rt 02/03, Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo, yang menjadi korban ledakan gas elpiji 3 Kg pada, Rabu (5/5) sore saat ini terpaksa diungsikan kerumah anaknya dikawasan Kelurahan Gandul, Kecamatan Cinere, lantaran rumah tempat tinggalnya di Meruyung mengalami rusak cukup berat terkena dampak dari ledakan.

Demikian diungkapkan Rosita, salah satu tetangga Nenek Tinah saat menjenguk Tinah di rumah anaknya di wilayah Kelurahan Gandul, Kecamatan Cinere.

“Usai diobati di Klinik Alia Limo, Nenek Tinah langsung dibawa sama anaknya pulang ke Gandul rumah tempat tinggal anak dan cucunya, makanya hari ini saya menjenguk beliau untuk mengetahui kondisi Nek Tinah,” ujar Rosita yang bekerja sebagai pegawai Kantor Kelurahan Meruyung, Kamis (6/5).

Dikatakan Rosita, sepintas Nenek Tinah dalam kondisi baik meskipun dibagian kaki dan tangannya mengelupas seperti luka bakar, namun dirinya mengaku tidak begitu paham apakah kulit yang mengelupas seperti luka bakar itu berbahaya atau tidak.

“Saya liat bibir dan tangannya bengkak, kulit mengelupas kayak luka bakar, tapi Nenek Tinah masih bisa diajak ngobrol, untuk aman nya menurut saya Nenek Tinah harus diobati secara lebih intensif lagi,” katanya.

Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo, Supian Derry kemarin mencoba mensiasati pengadaan dana untuk memperbaiki rumah Nenek Tinah yang rusak berat.

“Kami sudah dan sedang melakukan penggalangan dana untuk membantu perbaikan rumah Nenek Tinah yang rusak parah. sudah terkumpul hampir Rp 5 juta. Mudah-mudahan jumlahnya terus bertambah agar mencukupi untuk biaya perbaikan kerusakan rumah Nenek Tinah,” tutupnya. n Asti Ediawan

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here