Hot News! Tabung Gas Elpiji 3Kg Meledak, Rumah Nenek Tinah Porakporanda

567
Nampak hancur plafon rumah Nenek Tinah akibat ledakan gas elpiji 3kg

Limo | jurnaldepok.id

Warga Jalan A. Rahim Rt 02/ 03, Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo, Rabu sore sekitar pukul 16.30 dikejutkan dengan suara ledakan keras yang disertai goncangan.

Setelah ditelusuri ternyata sumber suara ledakan berasal dari rumah Nenek Tinah.

Menurut Sulastri, tetangga Tinah mengatakan, pasca ledakan Nenek Tinah masih sempat keluar rumah dan menyelamatkan diri meskipun diketahui sang nenek yang tinggal sendirian itu terkena luka bakar dibagian kaki diduga terkena uap Gas Elpiji ukuran 3 kilogram yang meledak saat akan menyalakan kompor.

“Suaranya keras banget dan hampir seluruh bagian rumah mulai dari dinding hingga plafon hancur berantakan, tapi anehnya Nenek Tinah bisa menyelamatkan diri bahkan sempat keluar rumah,” ujar Sulastri kepada jurnaldepok.id, Rabu (5/5) malam.

Hal senada dilontarkan oleh Rosilah, tetangga depan rumah Nenek Tinah.

Dikatakan Rosilah, berdasarkan cerita dari sang nenek, saat itu Tinah akan menyalakan gas elpiji untuk masak, namun kompornya tidak menyala sehingga Tinah membeli gas lagi.

Dikatakannya, saat memasang regulator Gas Elpiji terjadi ledakan yang memporak porandakan hampir seluruh bagian rumah.

“Suara ledakan sangat keras dan menimbukan goncangan seperti gempa, dan dampak kerusakan akibat ledakan cukup parah, ini bisa dilihat dari hancurnya dinding dan plafon rumah,” tandasnya.

Namun beruntung Nnek Tinah hanya menderita luka bakar dibagian kaki dan masih bisa menyelamatkan diri keluar rumah.

Dia menambahkan, meskipun suara ledakan gas elpiji sangat keras dan menimbulkan guncangan, namun anehnya tabung Gas Elpiji 3 kilogram tetap utuh dan tidak ada percikan api yang menyala.

“Itu luka bakar di kaki Nenek Tinah bukan karena api tapi kena uap gas yang panas, hancurnya bagian dinding dan plafon rumah juga bukan karena api tapi dari kerasnya guncangan ledakan,” imbuhnya.

Tak hanya warga sekitar yang mengaku bingung dan heran atas keanehan peristiwa ledakan gas elpiji di rumah Nenek Tinah, namun Lurah Meruyung, Kecamatan Limo, Lukman Zaelani juga sempat terperangah saat mendengar cerita kronologis kejadian meledaknya gas elpiji dirumah nenek Tinah.

“Kalau melihat kerusakan rumah akibat ledakan, hampir enggak masuk akal Nenek Tinah bisa selamat, tapi itu kenyataannya, Alhamdulillah beliau bisa selamat dan hanya mengalami luka terkena uap gas dan tadi sore,” ungkapnya.

Kabar yang ia dapatkan Nenek Tinah sudah dibawa ke salah satu klinik dikawasan Limo untuk mendapatkan pengobatan. n Asti Ediawan

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here