Dengan Muka Melas, Dalang Babi Ngepet Minta Maaf ke Warga Bedahan

270
AI, dalang Babi Ngepet saat diwawancarai awak media

Margonda | jurnaldepok.id
Tersangka dalang atau otak berita hoax atau bohong terkait Babi Ngepet di Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan, AI meminta maaf kepada masyarakat luas.

Dihadapan wartawan, AI dengan nada melas dia meminta maaf kepada warga Bedahan dan Indonesia.

“Saya pertama mau mohon maaf yang sebesar-besarnya bahwa kejadian pada hari Selasa yang viral itu Babi Ngepet, di mana itu adalah berita hoax atau berita bohong atau berita yang kami rekayasa,” ujarnya, Kamis (29/4).

Dia mengatakan, awal mula membuat cerita Babi Ngepet terinspirasi dengan sejumlah laporan kehilangan uang di lingkungan tempat tinggalnya, di Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan.

“Saat itu ada warga yang kehilangan uangnya. Sehingga timbulah di hati dan pikiran saya dan kita semua ini mengatakan hal tersebut agar selesai permasalahan yang ada di tempat kita,” katanya.

Dalam melakukan aksinya itu, dia mengaku dibantu delapan orang warga sekitar. Agar lebih meyakinkan, mereka bahkan membeli seekor anak Babi hutan seharga Rp 900 ribu di toko online dengan ongkos kirim sekitar Rp 200.000. Namun pada akhirnya semua berjalan dalam keadaan yang salah sangat fatal.

“Saya akuin itu adalah kesalahan yang sangat fatal. Sekali lagi atas kejadian ini saya memohon maaf yang sebesar-besarnya terutama untuk warga Bedahan, seluruh warga negara Indonesia,” ungkapnya.

Dia menambahkan, kalau dirinyalah sebagai dalang atau otak cerita Babi Ngepet tersebut.

“Kami yang buat dibelakang layarnya, engak ada, murni dari saya, biar tenar aja nama kami ini,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here