Anggota DPR RI Meyakini Lebaran Tahun Ini Momentum Kebangkitan Ekonomi

48

Margonda | jurnaldepok.id
Tidak lama lagi mayoritas masyarakat di Indonesia akan membelanjakan uang mereka untuk membeli barang dan jasa, sebagai persiapan menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1422 H. Momentum tahunan ini harus dimanfaatkan menjadi pemacu dan pemicu pulihnya perekonomian dalam negeri. Pemerintah juga harus mampu menjaga supply and demand semua barang.

Hal itu dikatakan langsung oleh Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera. Mahfudz Abdurrahman.

“Kita harus memaksimalkan momentum puasa dan lebaran tahun ini sebagai momen pulihnya perekonomian, ditandai dengan meningkatnya kegiatan jual beli di masyarakat. Kebijakan-kebijakan pemerintah yang tepat sasaran dan tujuan ditunggu publik. Berikan kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat untuk membelanjakan uangnya dengan harga yang terjangkau dan ketersediaan yang memadai menjadi keharusan. Fungsi pengawasan dari pihak terkait harus benar-benar berjalan,” ujarnya kepada Jurnal Depok, Kamis (29/4).

Mahfudz juga mengapresiasi sikap pemerintah dengan kebijakan mempercepat cairnya gaji ke-13 dan THR, sehingga diharapkan masyarakat lebih leluasa untuk membelanjakan uangnya, yang otomatis memberikan dampak signifikan dalam mendorong peningkatkan pergerakan ekonomi ke kondisi yang lebih baik.

“Kebijakan larangan mudik juga diharapkan akan membantu pulihnya sektor perdagangan dan jasa di kota-kota besar. Walau kita juga tidak bisa memungkiri jika larangan mudik ini akan berdampak bagi pelaku usaha transportasi, mengalami nasib tidak menguntungkan,” paparnya.

Atas halite pihaknya meminta pemerintah memberikan kebijakan insentif untuk pelaku usaha transportasi, agar mereka bisa bertahan.

“Kita berdo’a agar lebaran tahun depan, kegiatan mudik tidak lagi dilarang,” terang Mahfudz yang merupakan Anggota DPR RI daerah pemilihan Kota Depok dan Kota Bekasi.

Lebih lanjut Mahfudz mengatakan, semua bisa memahami kenapa pemerintah mengambil langkah melarang mudik tahun ini, salah satunya masih tingginya penyebaran Covid-19 di Indonesia menjadi alasan yang utama.

“Kita tidak mau malah nanti setelah mudik lebaran, terjadi peningkatan bahkan ledakan positif Covid-19 di seluruh Indonesia. Pahit memang, tapi untuk kebaikan kita semua. Saat ini kita sudah berada pada arah yang benar,” katanya.

Berdasarkan informasi yang disampaikan Menteri Perekonomian, Airlangga Hartarto belum lama ini, situasi perekonomian kita mulai menunjukkan trend positif dan pulih. Hal itu ditandai dengan naiknya tingkat konsumsi, investasi, ekspor dan belanja pemerintah.
“Pernyataan yang disampaikan Menko Perekonomian ini merupakan data di bulan Maret 2021, kita berharap April dan Mei ini akan semakin membaik. Sehingga perekonomian kita bisa pulih lebih cepat. Mari kita jadikan lebaran tahun ini sebagai momentum kebangkitan perekonomian Indonesia,” tutup Bendahara Umum DPP PKS itu. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here