Omzetnya Mencapai Ratusan Juta, Tradjumas Konsisten Kembangkan Batik Khas Depok

135
Pemilik Batik Tradjumas, Suharno bersama karyawannya saat membatik

Laporan: Rahmat Tarmuji
Upaya Suharno dalam membuat batik yang bersifat melestarikan budaya Depok akhirnya terwujud.

Dirinya memulai usaha batik dengan cara mengerti ilmu membatik. Alat dan bahan batik yang digunakan serta membaca peluang dan kesempatan pangsa pasar batik. Dimulai dengan melakukan survei pada tahun 2014 bahwa di Kota Depok dengan 2 juta penduduk dan 10% keluarga madani artinya 200 ribu orang 10% nya memakai batik cap atau tulis, sementara 20 ribu orang memakai batik berkualitas pertahun atau 2 ribu batik per bulan potensi pasar batik cukup besar.

“Jenis batik yang kami produksi yakni batik tulis, cap, painting dan printing baik yang batik klasik atau kontemporer. Batik Tradjumas memproduksi batik secara umum, motif-motif nasional dan secara khusus produksi batik motif khas Depok karena Batik Tradjumas berdomisili di Kota Depok,” ujar Suharno, Owner Batik Tradjumas kepada Jurnal Depok, kemarin.

Oleh karena itu, ia mengembangkan motif batik dengan kearifan lokal Kota Depok. Saat ini pihaknya telah memasarkan Batik Tradjumas lokal khusus Depok, Nasional dan Internasional serta menggandeng mitra Batik Tradjumas khususnya Dekranasda Kota Depok, komunitas desain, fashion, kraft dan lainnya.

Adapun motif batik khas Depok yang diproduksi Suharno diantaranya Gong Si Bolong (Beji), Tugu Batu (Sawangan), Ikan Hias (Bojongsari), Belimbing Dewa, Gedung Tua dan beberapa peninggalan sejarah lainnya di Kota Depok.

“Limbah batik kami olah dengan menggunakan mesin elektrokoagulasi. Limbah batik cair berwarna diolah dengan elektroda menjadi air jernih. Batik Tradjumas menerapkan go green ramah lingkungan,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, Omset penjualan saat ini berkisar Rp 100 juta per bulan atau relatif sesuai dengan permintaan batik dan jumlah karyawan sebanyak delapan orang.

“Harapan ke depan warga masyarakat Depok rakyat dan pemangku kepentingan cinta dan bangga menggunakan batik khas Depok dalam setiap even dan acaranya dengan batik kearifan lokal Kota Depok,” jelasnya.

Dirinya juga mengucapkan terimakasih kepada Pemkot Depok dan Dekranasda atas bimbingan dan dukungannya sehingga diberikan kesempatan untuk memproduksi batik khas Depok.

“Batik Tradjumas juga menyelenggarakan pelatihan batik tulis atau cap. Juga menerima pesanan seragam batik untuk instansi, kantor, organisasi, sekolah SD, SMP, SLTA dan UMUM,” pungkasnya. n

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here