Langgar SE Wali Kota dan Sebabkan Kerumunan, Penyaluran BST Disoal

108
Terlihat kerumunan warga saat pencairan BST

Beji | jurnaldepok.id
Pembagian Bantuan Sosial Tunai (BST) yang dilaksanakan pada malam hari mendapatkan kritikan dari Tim Penanganan Satgas Covid 19 Kelurahan Kemirimuka, Kecamatan Beji.

Ketua Satgas Penanganan Covid 19 Kelurahan Kemirimuka, Friansyah mengatakan pembangian BST kepada warga yang dilakukan oleh PT Pos Indonesia diduga melanggar SE WAKIKOTA DEPOK NO.451/171 HUK th.2021Tentang pembatasan aktivitas warga yang di atur s/d jam 21.00 WIB.

“Dimana kita saat ini sedang menekan angka penyebaran Virus Covid-19, namun pembagian BST malah dilakukan pada malam hari,” ujarnya, kemarin.

Dia mengatakan, Pemkot Depok melakukan pembatasan terhadap kegiatan ibadah tarawih hingga pukul 21:00 WIB.

“Didalam SE WAlIKOTA DEPOK NO.451/171 HUK th.2021 sudah jelas diatur tentang pembatasan aktivitas warga yang hingga pukul 21:00. Namun pembagian BST dilakukan sekitar pukul 21:00 dan menimbulkan kerumunan warga,” paparnya.

Ian menambahkan, pembagian BST kepada masyarakat tidak ada pemberitahuan kepada pihak Kelurahan, Bhabinkamtibmas dan Babisa setempat.

“Engak ada pemberitahuan kepada kami dan petugas lainnya, tiba-tiba saat kami melintas ada kerumunan pembagian BST,”katanya.

Dirinya sangat menyayangkan dari pihak PT Pos Indonesia yang mengabaikan penerapan protokol kesehatan dalam pembagian BST pada malam hari.

“Tidak hanya aspek itu saja, dari aspek keamanan juga bisa menimbulkan kriminal dimana petugas PT Pos Indonesia membawa uang dengan jumlah besar tanpa adanya pendampingan dari petugas Kepolisian,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here