Mengintip Kreasi Warga Beji dalam Membuat Kreasi Bonsai Ukir Kelapa

109
Mahmud Ulil, warga Pondokcina Beji saat membuat kreasi bonsai kelapa

Laporan: Aji Hendro
Mengisi waktu berbuka puasa banyak hal yang bisa dilakukan warga. Salah satunya yang dilakukan oleh Mahmud Ulil warga Kelurahan Pondokcina yang mengisi waktu berbuka membuat bonsai ukir kelapa.

Mahmud membuat tanaman bonsai kelapa ukir dengan bentuk yang unik seperti ayam, vespa, helikopter hingga bentuk wajah manusia. Dengan keuletan dan ketelatenan, kelapa bonsai dihias dengan ornamen ukiran hingga harga jualnya melambung tinggi.

Mahmud yang tergabung di Bonsai Kelapa Pondok Cina yang lihai menyulap buah kelapa kering menjadi bonsai pohon kelapa. Memang membutuhkan ketrampilan dan ketelatenan dalam mengerjakannya.

“Untuk mengukir satu buah kelapa membutuhkan waktu dua sampai tiga jam. Dalam sehari, dari pagi hiingga sore, bisa membuat tiga tergantung kesulitan, dan motifnya,” ujarnya.

Untuk menghadirkan sesuatu yang unik, Agus juga memadukan bonsai kelapa ukir dengan mini akuarium. Akuarium ini disamping sebagai tempat ikan hias juga sebagai media hidup akar bonsai kelapanya.

“Alhamdulillah, bonsai kelapa ukirnyan banyak yang suka,”katanya.

Dia memanfaatkan halaman rumahnya yang sempit untuk membudidayakan bonsai pohon kelapa. Bonsai pohon kelapa yang dibudidayakan oleh Mahmud berbeda dengan bonsai pohon kelapa pada umumnya.

Kulit kelapa atau tepas tidak dibuang seperti pada umumnya tetapi diukir atau dibentuk berbagai jenis satwa seperti kura- kura, kepala ular, serangga dan lainnya.

“Ternyata hasil inovasi banyak yang suka. Ini menjadi sesuatu yang baru bagi pecinta bonsai kelapa di wilayah Pondokcina,” paparnya.

Mahmud menambahkan ornamen ukiran cantik, seperti bentuk ayam jago, burung dan hewan landak, sehingga tanaman bonsai yang kerdil lebih artistik dan harganya tinggi. Bahwa untuk membuat seni bonsai pohon kelapa membutuhkan kreatifitas dan imajinasi tinggi agar yang dihasilkan maksimal.

“Untuk proses budidayanya diawali dengan membersihkan buah kelapa kering hingga terlihat bagian batok saja. Kemudian sisakan serabut sebagai tempat tumbuh tunas. Serabut direndam dalam air agar tunas cepat tumbuh. Bonsai pohon kelapa itu cocok dipajang sebagai penghias teras rumah dan ruang tamu,” terangnya.

Harganya pun sangat beragam mulai Rp 150 ribu rupiah hingga Rp 500 ribu, tergantung keunikannya. n

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here