Surat Edaran Wali Kota, Manusia Silver dan Ondel Ondel Resmi Dilarang Ngamen

1602
Manusia silver saat berboncengan naik sepeda motor di wilayah Depok

Margonda | jurnaldepok.id
Satuan Polisi Pamong Praja Kota Depok melarang pengamen Ondel Ondel yang melibatkan anak-anak.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Depok, Lienda Ratnanurdianny mengatakan, tidak hanya di Jakarta, larangan mengamen dengan menggunakan ondel-ondel juga berlaku di Kota Depok.

“Larangan mengamen ondel-ondel sudah tertuang dalam Surat Edaran Wali Kota Depok. Dalam rangka mendukung program kota layak anak dan upaya menghindari bentuk-bentuk pekerjaan terburuk untuk anak, salah satunya adalah ondel-ondel keliling yang dimainkan anak-anak,” ujarnya, kemarin.

Lienda menjelaskan, larangan mengamen ondel-ondel tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) tentang ketertiban umum. Ini juga berlaku untuk yang lainnya, termasuk manusia silver. Terkait hal itu, Satpol PP pun kian gencar melakukan razia atau penertiban.

“Mereka yang tertangkap, selanjutnya diamankan untuk dilakukan pembinaan. Istilah penertiban ini suatu kondisi keadaan yang kembali menjadi baik, (misalnya) kalau ada gangguan ketertiban kita tindak lalu kita kembalikan ke kondisi semula agar semua bisa berjalan dengan lancar,” katanya.

Untuk penanganan lebih lanjut, Satpol PP akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial (Dinsos) dan Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK).

“Jika yang kami amankan masih anak-anak maka akan ditangani oleh DPAPMK. Nah nanti bisa ditelusuri apakah si anak ini ada yang nyuruh atau dipaksa kerja (ondel-ondel),” paparnya.

Lienda menambahkan, kalau ada dugaan ke arah sana (dipaksa kerja) maka dapat dilaporkan ke polisi untuk proses pidana terhadap pelaku yang menyuruhnya. Terkait hal itu, Lienda pun mengajak peran aktif semua pihak untuk ikut melakukan pengawasan terkait aturan itu.

“Jika ada menemukan pengamen ondel-ondel bisa laporkan ke kami atau pihak kecamatan terdekat,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here