Rutan Cilodong Disidak, Petugas Temukan Benda Tajam dan HP

33
Petugas saat melakukan sidak di Rutan Cilodong

Cilodong | jurnaldepok.id
Tim gabungan terdiri Polisi, TNI, BNN dan petugas Rutan melakukan razia kamar hunian Warga Binaan Permasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Kota Depok di Cilodong pada, Selasa (6/4) malam. Di saat razia, petugas menemukan telepon genggam dan peralatan makan yang sudah dibentuk runcing.

Kepala Rutan Kelas 1 Depok, Anton mengatakan dalam rangka peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-57 pihaknya bersama BNN, Koramil dan Polsek Sukmajaya melakukan pemeriksaan kamar WBP saat malam hari.

“Kita juga mengajak anggota Imigrasi kelas II Depok dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang ketat dibagi menjadi dua tim diterjunkan ke blok hunian,” ujarnya kepada wartawan, kemarin.

Tujuan razia kamar hunian ini, lanjut Anton, dalam rangka meminimalisir benda atau barang terlarang serta berbahaya di dalam Rutan.

“Dari pemeriksaan hasilnya tidak ada barang yang mengarah pada narkoba dan kita tidak ada kompromi terkait narkoba,” tambahnya.

Sementara itu, Anton menambahkan sinergitas yang terjaga membantu dalam terlaksananya kegiatan razia kamar hunian WBP.

“Semoga sinergitas ini selalu terjalin dengan kordsa kekompakan sehingga kita semua mampu mewujudkan rasa aman dan nyaman,”katanya.

Sementara itu Kepala BNN Kota Depok, M.Rusli Lubis menambahkan, dari hasil razia yang dilakukan dalam blok kamar hunian tidak ditemukan indikasi adanya narkoba.

“Pemeriksaan sudah kita lakukan dengan sangat ketat dan kami ucapkan terimakasih atas bantuan rekan-rekan TNI Polri sehingga kegiatan razia ini dapat berjalan dengan lancar dan terkendali,” tuturnya.

Di lokasi sama Kapolsek Sukmajaya, AKP Syafri Wasdar menambahkan barang hasil razia didapatkan dari dalam kamar blok hunian berupa telepon genggam dan sendok makan.

“Untuk narkoba tidak ada, namun didapatkan telepon genggam dan sendok makan yang sudah dimodifikasi dan sudah diamankan petugas Lapas,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here