Bungkusan Bertuliskan ‘FPI Munarman’ Masih Diperiksa Polisi

88
Inilah bungkusan yang ditemukan warga di wilayah Limo

Limo | jurnaldepok.id
Bungkusan yang bertuliskan Munarman FPI yang ditemukan di Jalan Raya Grogol, Kecamatan Limo Depok pada Minggu (4/5) malam masih diperiksa pihak Kepolisian. Benda tersebut mengejutkan warga karena ada tulisan FPI Munarman. Penemuan benda itu diketahui sekitar pukul 20.00 WIB.

Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Imran Edwin Siregar mengatakan, benda itu ditemukan di dekat sebuah warung.

“Kemudian pemilik warung memindahkan benda itu lima meter ke belakang. Sekitar pukul 20.00 WIB malam ditemukan barang mencurigakan persis dibelakang warung,” ujarnya, kemarin.

Temuan benda mencurigakan itu, kata dia, lalu dilaporkan ke Polsek Limo. Lalu pihak Polsek berkordinasi dengan Polres Metro Depok dan diteruskan ke Polda Metro Jaya.

“Pemilik warung melapor ke polsek dan polsek koordinasi kemudian saya tadi koordinasi dengan Polda. Tim Gegana kemudian datang ke lokasi dan memeriksa benda tersebut. Belum dapat dipastikan isi benda itu. Tim Gegana sudah mengecek barang mencurigakan tersebut. Masih diteliti gegana, saya gak bisa memastikan itu. Yang bisa (memastikan) membahayakan atau tidak itu Gegana. Barangnya dibawa Gegana, nanti kita cek lagi TKP nya,”katanya.

Sementara itu Taryati, pedagang buah lontar yang ada di lokasi kejadian, yang pertama kali menemukan benda mencurigakan mengatakan, bungkusan tersebut ia temukan ada tepat di depan pintu masuk warung kecilnya di pinggir jalan.

“Pas buka pintu ini ada barang itu di bawahnya,” ungkapnya.

Mulanya, Taryati sempat mengira benda tersebut adalah paket berisi sepatu yang dibelinya.

“Engak mungkin paketan sepatu saya sudah datang, soalnya saya juga belum bayar,” tuturnya.

Dikarenakan penasaran, ia pun mencoba mengecek benda mencurigakan itu dan mengangkatnya.

“Akhirnya aku taruh lagi, ini mah bukan sepatu aku pikir,” paparnya.

Tak hanya Taryati, suaminya juga mencoba mengecek bungkusan benda tersebut. Beberapa kali sempat mengocoknya untuk mengetahui apa isi di dalamnya.

“Bapak juga pegang, diginiin kan (kocok-kocok), ga klutuk-klutuk, padat isinya gitu,”katanya.

Ia mulai merasa ada yang janggal, dan curiga bahwa benda tersebut adalah barang berbahaya. Buntutnya, ia pun melaporkan temuan tersebut.

Ketua RT setempat langsung datang dan membuka benda mencurigakan ini.

Taryati berujar, ia melihat sendiri ada tulisan “FPI Munarman” di dalam benda tersebut setelah dibuka oleh Ketua RT.

“Ada tulisan FPI Munarman, terus langsung lapor polisi saja lah karena takut kan. Akhirnya baru polisi pada datang kesini sama ada Tim Gegana,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here