Gelar Rakercab, Pemuda Pancasila Bakal Kawal 10 Program Idris-Imam

45
Susana pembukaan Rakercab Pemuda Pancasila akhir pekan kemarin

Margonda | jurnaldepok.id
Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Depok menggelar Rapat Kerja Cabang (Rakercab) di salah satu hotel di kawasan Margonda, akhir pekan kemarin.

Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Depok, Trisno Nanang Kasnan Permana mengatakan Rakercab adalah kegiatan yang wajib diselenggarakan karena sesuai dengan AD/ART.

Dikatakan Trisno NKP, sapaan akrabnya, acara Rakercab mengambil tema “Semangat Ormas Pemuda Pancasila di Era Milenial dalam Membangun Kota Depok bersama 10 Program Mohammad Idris dan Imam Budi Hartono”.

“Tema ini diambil karena politik sudah selesai. Saat ini, mari kita selaraskan program Pak Kyai (Mohammad Idris) dan Pak Imam dalam membangun Depok dengan 10 program tersebut dengan menciptakan regulasi mandiri secara kreatif dan inovatif, karena MPC Pemuda Pancasila Kota Depok sangat mengerti bahwa tidak mudah membangun Depok dengan program-program tersebut,” ujar Trisno dalam sambutannya.

Dalam acara itu juga dilakukan penandatanganan MoU antara PP Kota Depok dengan BPJS Ketenagakerjaan. Hal ini guna memberikan jaminan sosial bagi para anggota PP Kota Depok.

“Ini menjadi kewajiban bagi kami MPC untuk memperhatikan anggotanya, karena banyak anggota yang bekerja di sektor informal,” terangnya.

Masalah keamanan, kata dia, juga menjadi pembahasan dalam Rakercab untuk menciptakan Depok lebih kondusif bersama Dandim dan Polres.

“Kita sepakat di Bamus untuk menjaga kondusifitas Kota Depok. 15 bulan saya di MPC damai dan tentram,” paparnya.

Wakil Ketua MPW Pemuda Pancasila Jawa Barat, H.M Amin Fauzi mengapresiasi kegiatan MPC PP Kota Depok. Dirinya mengajak seluruh PAC dan anggota PP untuk mendukung kepemimpinan Trisno di MPC Kota Depok.

Dirinya juga meminta agar PP Kota Depok menambah jumlah pemilik KTA PP.

“Di Depok saya minta jangan berhenti di angka 4 ribu, Depok minimal harus 10 ribu,” imbaunya.

Acara Rakercab PP Kota Depok digelar terbatas mengikuti protokol kesehatan Covid-19 yang ditetapkan pemerintah.

“Tadinya kami ingin membuat acara besar, namun kembali lagi masih dalam kondisi Pandemi,” ungkap Ketua Panitia Rakercab, Sopyan. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here