Jelang Peringatan Isa Almasih, TNI-Polri Perketat Pengamanan Gereja

38
Aparat kepolisian saat melakukan pengamanan di salah satu gereja di Depok

Margonda | jurnaldepok.id
Menjelang Hari Raya Kenaikan Isa Almasih atau Jumat Agung hingga Paskah pada, Jumat hingga Minggu (4/4) anggota Kepolisian dan TNI diturunkan untuk menjaga gereja di Kota Depok.

Kepala Sabhara Polres Metro Depok, Komisaris Polisi Subandi mengatakan, aparat gabungan TNI-Polri kian gencar melakukan patroli skala besar di sejumlah daerah usai terjadinya bom bunuh diri di depan Gereja Katedral, Makassar.

Terkait hal itu, Polres Metro Depok bahkan telah menerapkan status siaga, dengan fokus pengamanan gereja.

“Kita di Depok tetap antisipasi kejadian di Makassar. Untuk status Depok kita menyesuaikan, tetap siaga,” ujarnya, kemarin.

Pengamanan, kata dia, akan semakin diperketat jelang perayaan paskah mulai Kamis hingga Minggu (4/4).

“Kita patroli ke gereja-gereja antisipasi nanti hari paskah Sabtu-Minggu. Jadi sebelum paskah kita patroli rutin terutama untuk preventif, jadi kita laksanakan patroli gabungan dengan TNI,” katanya

Selain patroli, aparat juga akan melakukan sterilisasi pada sejumlah gereja.

“Nanti itu akan koordinasi dengan pihak keamanan gereja, diutamakan memang dari keamanan gereja, kita bakcup. Nanti kita juga siapkan anggota diluar baik TNI maupun Polri kita laksanakan sterilisasi juga,” jelasnya.

Pada hari-hari tertentu, lanjut Subandi, gereja akan dijaga minimal sekira 10 anggota terdiri dari TNI dan Polri.

“Sementara gereja besar seperti Bethel ini bisa 10 personel ditambah TNI maupun pamswakarsa, satpam dari gereja,” terangnya.

Dirinya mengimbau, masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpancing oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya.

“Jangan panik, tetap waspada. Kalau kira-kira ada yang mencurigakan masyarakat diimbau melapor pihak Polri maupun TNI atau sekuriti,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here