Sudah Berstatus Utama, Depok Target Raih Mentor di Penghargaan APE

66
Wali Kota Depok didampingi Ketua TP PKK dan Kepala OPD saat mengikuti verifikasi lapangan APE

Margonda | jurnaldepok.id
Pemerintah Kota Depok menjalani verifikasi lapangan Anugrah Parahita Ekapraya (APE) yang dilakukan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Kegiatan verifikasi lapangan yang digelar via video conference melalui aplikasi zoom meeting dihadiri langsung oleh Wali Kota Depok, Mohammad Idris.

“Kami berharap verifikasi ini bisa berjalan dengan baik. Bahwa PUG ini bukanlah program tapi strategi implementasi pembangunan di seluruh lini yang dilakukan oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujar Idris kepada Jurnal Depok, Selasa (30/3).

Dikatakannya, pihaknya juga concern terhadap infrastruktur yang berkeadilan gender dan tidak hanya fokus pada pria dan wanita tapi lansia, anak-anak maupun remaja.

“Fasilitas yang sudah kami bangun mulai dari taman-taman di setiap kelurahan, serta implementasi perhatian kepada anak-anak seperti pusat perbelanjaan, perkantoran, tempat menyusui serta tempat bermain anak,” paparnya.

Idris meyakini verifikasi lapangan APE akan meraih hasil yang maksimal, terlebih jika dilihat dari Indeks Pembangunan Gender (IPG) lebih tinggi dari target nasional. Dimana pada tahun 2024 target nasional 91, sementara Kota Depok saat ini mendekati angka 93.

“Sementara Indeks Pemberdayaan Gender (IDG) ini terkait dengan partisipasi gender dalam kegiatan politik, ekonomi dan lainnya. Namun di pemerintahan kami saat ini sudah lebih dari 37 persen perempuan yang menjadi pejabat publik. APE ini merupakan anugrah atau penghargaan dari pemerintah pusat untuk memotivasi kinerja,” jelasnya.

Kepala Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) Kota Depok, Nessi Annisa Handari menargetkan Kota Depok bisa naik peringkat dari Utama menjadi Mentor.

“Saat ini Depok statusnya sudah Utama dan ini merupakan penghargaan yang tertinggi, namun ada satu lagi penghargaan sebagi pembina ketika kita meraih predikat Mentor. Harapannya Kota Depok bisa mencapai target sebagai Mentor. In Sya Allah kami optimistis terlebih seluruh kepala perangkat daerah pada saat verifikasi lapangan seluruhnya hadir. Kegiatan-kegiatan di perangkat daerah semuanya sudah responsive gender, dimana semua kepala dinas sudah dilatih juga untuk membuat kegiatan yang responsive gender,” tandasnya.

Dikatakannya, penilaian APE dilakukan terhadap pemerintah kabupaten/kota yang mendukung Pengarustamaan Gender (PUG).

“Verifikasi meliputi keseluruhan, apa yang sudah dilakukan Pemerintah Kota Depok baik itu regulasi yang sudah dikeluarkan, kelembagaan dan semua pelaksanaan di lapangan,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Bappeda Kota Depok, Widyati Riandani mengungkapkan, pihaknya lebih fokus pada pemanfaatan program yang diselenggarakan di masing-masing perangkat daerah.

“Memang lebih kepada program, sementara PUG ini merupakan strategi bagaimana mewujudkan pembangunan dalam rangka berkeadilan gender, semua orang harus menerima manfaatnya. Jadi bukan berbicara kegiatan untuk laki dan perempuan tapi bagaimana masyarakat dalam proses pembangunan mendapatkan akses baik dalam perencanaan, peran dan partisipasi pembangunan,” katanya.

Verifikasi Lapangan Anugrah Parahita Ekapraya dibuka secara langsung oleh Analis Kebijakan Ahli Madya Deputi Kesetaraan Gender Kemen PPA, Krisdianto. Adapun verifikator dilakukan oleh Sally Astuty. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here