Hore…Trayek Bus Sawangan-Juanda Jakarta dan Bojongsari-Lebak Bulus Resmi Dibuka

4763
Walikota Depok bersama Dirut Perum PPD dan Kepala BPTJ saat melaunching bus JR Connexion

Margonda | jurnaldepok.id
Dinas Perhubungan Kota Depok bekerjasama dengan Perum PPD, Miniarta dan BPTJ membuka trayek baru dari Sub Terminal Sawangan menuju Jalan Ir Juanda, Jakarta Pusat via Tol Sawangan. Armada tersebut diberi nama JR Connexion Perum PPD.

“JR Connexion jurusan Sawangan-Juanda Jakarta Pusat ini memang dipersiapkan untuk masyarakat yang bekerja di wilayah Jakarta, awal ini dibuka tiga rit perjalanan baik pulang maupun pergi. Keberangkatan dimulai pukul 05.30, 06.00 dan 06.30. Sementara kepulangan mulai pukul 16.30, 17.30 hingga 20.00 WIB,” ujar Mohammad Idris, Wali Kota Depok saat meluncurkan uji coba operasi JR Connexion Perum PPD, Rabu (24/3).

Tak hanya trayek Sawangan-Juanda, pihaknya juga menyiapkan trayek Bojongsari-Lebak Bulus yang dipusatkan di gerbang Perumahan Gardens AT Candi Sawangan di Jalan Raya Ciputat Parung, Kelurahan Serua, Kecamatan Bojongsari.

“Nantinya dari Gardens AT Candi Sawangan langsung menuju MRT Lebak Bulus. Keberangkatan dimulai pukul 05.30, 06.00 dan 06.30. Sementara kepulangan mulai dari pukul 16.30, 17.30 dan 20.00 WIB. Saat ini kami sediakan masing-masing tiga bus baik yang menuju Juanda maupun Lebak Bulus,” paparnya.

Untuk tarif angkutan, kata dia, dari Sub Terminal Sawangan-Juanda Jakarta Rp 25.000 dan Bojongsari-Lebak Bulus Rp 20.000. Adapun fasilitas yang terdapat di dalam bus itu yakni full AC, free wifi, charger dan protokol kesehatan.

“Ini bentuk kolaborasi kami dengan BUMN, BPTJ dan koperasi. Nanti juga ada pelaku bus yang kami berdayakan. Ada juga Miniarta 10 bus yang siap melayani dari Terminal Depok ke Terminal Jatijajar, tarifnya Rp 7.000,” terangnya.

Direktur Utama Perum PPD, Pande Putu Yasa mengungkapkan, pihaknya sengaja mengambil Kota Depok karena nantinya akan terintegrasi di MRT Lebak Bulus.

“Bagi masyarakat yang mau melakukan perjalanan ke Lebak Bulus nanti bisa melanjutkannya menggunakan MRT. Pemerintah hadir untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat baik di Kota Depok dan daerah lain,” jelasnya.

Dari hasil survei, pihaknya merasa optimistis sebesar 80 persen masyarakat akan menggunakan transportasi bus.

“Di JR Connexion itu kami memiliki standar waktu tempuh itu tidak boleh lebih dari 1,5 jam. JR Connexion ini tidak ada shalter, karena kami tidak menaikkan dan menurunkan penumpang di tengah jalan. Kapasitas bus JR Connexion yang besar sekitar 38, kalau yang kecil sekitar 18 penumpang, tapi itu tidak boleh terisi 100 persen melainkan 70 persen. JR Connexion ini beroperasi mulai 29 Maret,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here