Yang Mau Buat KTP Jangan Khawatir, Kini Blankonya Banyak Tersedia

149

Cilodong | jurnaldepok.id

Wali Kota Depok, Mohammad Idris memastikan saat ini tidak ada lagi kekurangan blanko e-KTP. Hal itu ditegaskan Idris usai menghadiri acara ‘Ngopi Bareng Baba Wali Kota Depok’ yang digelar Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil secara virtual.

“Kami sudah cek dan pihak kementerian juga sudah mensuplai berapa banyak kebutuhannya untuk Kota Depok. Yang jelas dapat dipastikan tidak ada kekurangan untuk blanko, terlebih untuk yang kemarin masih kurang,” ujar Idris kepada Jurnal Depok, Selasa (23/3).

Lain hal nya, sambungnya, setelah pihaknya menerima data dari BPS adanya migrasi baru di tahun ini yang belum terdata secara rapih.

“Dalam sensus juga enggak masuk. Ini yang terkadang menjadi persoalan, orang mau pindah ke Depok tapi di luar perhitungan awal dari kebutuhan blanko,” paparnya.

Ia menjelaskan, untuk pembuatan kartu keluarga saat ini tidak memerlukan blanko lagi, akan tetapi bisa dicetak menggunakan kertas HVS biasa setelah ada peraturan baru. Pihaknya juga menjamin bahwa pembuatan admistrasi kependudukan semuanya gratis.

“Terkadang masyarakat yang mau bikin KTP enggak ada waktu atau sibuk dan lain-lain. Ketika ia menyuruh Pak RT nya, itu biasalah dia mengasih sesuatu dan tidak gratis. Namun ketika ada calo di dinas, kami akan tangkap. Misalnya ada ASN mangkal di dinas (jadi calo,red) maka kami akan berikan sanksi berat. In Sya Allah saat ini tidak ada,” jelasnya.

Dari itu, Idris meluncurkan tagline ‘BERMULA’ untuk layanan admistrasi kependudukan yang Bersih, tidak ada pungli dan percaloan; Mudah, yakni layanan admistrasi kependudukan saat ini dapat dibuat melalui secara online seperti pesan WhatApps; Lancar, yakni terukur, ketika ada keluhan-keluhan dan aduan dapat disampaikan langsung ke medsos.

Sementara itu Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Nuraini menegaskan bahwa pembuatan admistrasi kependudukan kini hanya membutuhkan waktu 3-7 hari.

“Standar proses pembuatan admistrasi kependudukan seperti e-KTP hanya membutuhkan waktu 3-7 hari. Untuk mempelancar penghantaran dokumen sebagai salah satu syarat pembuatan admistrasi kependudukan, pihaknya juga bekerjasama dengan Decomart,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here