Vaksin Drive Thru Hari Pertama Diminati, Siapkan 6.300 Vaksin

18
Proses vaksin drive thru di area parkir UI

Laporan: Aji Hendro
Lahan parkir di Rumah Sakit Universitas Indonesia disulap menjadi lokasi pelaksanaan pemberian vaksin Drive Thru. Pantauan di lokasi para penerima vaksin antri dengan tertib untuk mendapatkan vaksin dari dokter dan tim medis yang bertugas.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana yang meninjau lokasi vaksin Drive Thru kepada wartawan mengatakan, kegiatan vaksin secara Drive Thru ini merupakan kerjasama dari berbagai elemen.

“Disini disiapkan sekitar 6.300 dosis vaksin untuk lansia, pelayanan publik dan pihak lainnya. Dihari pertama pelaksanaan masyarakat dinilai sangat antusias dengan memanfaatkannya,” ujarnya, kemarin.

Layanan tersebut, kata dia, disiapkan di beberapa titik lokasi, dan sebagai tahap awal di area Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI).

“Hari ini hari pertama dengan menggunakan vaksin yang alokasi di Depok lebih kurang 6.300 vaksin dengan sasaran tenaga pendidik,” tuturnya.

Dadang menuturkan, ada dua mekanisme yang diberlakukan pada program layanan tersebut. Mekanisme biasa di gedung dan juga dilaksanakan secara drive thru.

“Jadi diberikan pilihan kepada mereka yang membawa kendaraan, mereka diarahkan untuk drive thru,” kata dia.

Rencananya, layanan serupa juga akan dibuka di area pusat perbelanjaan Depok Town Square atau Detos di Jalan Margonda.

“Rencana ibu Kadinkes juga akan melakukan vaksinasi massal di Detos tapi khusus drive thru nya untuk ojek online atau ojol,”katanya.

Dadang menambahkan, program vaksinasi drive thru ini nantinya juga akan disiapkan untuk mereka yang telah berusia lanjut atau lansia.

Wakil Walikota Depok, Imam Budi Hartono menambahkan cara drive thru ini juga telah dilakukan di Provinsi DKI Jakarta pada saat pemberian vaksin kategori lansia beberapa waktu lalu. Pelaksanaan vaksinasi Drive Thru Sentra Vaksinasi Indonesia Bangkit akan berlangsung selama dua bulan yakni hingga 22 Mei 2021.

Untuk tahap awal, kata Imam, akan ada 6.000 vaksin dengan sasaran para lansia. Dijalankan selama 2 bulan atau sampai 22 Mei 2021. Rencana akan ditambahkan sebanyak 30.000 dosis.

“Vaksin ini akan digunakan 50 persen untuk lansia dan 50 persen untuk warga RT, RW, LPM (lembaga pemberdayaan masyarakat) , dan Ojol atau ojel online,” paparnya.

Imam melanjutkan, kegiatan ini dikhususkan bagi warga berdomisili di Kota Depok. Namun sebelum divaksin peserta harus terlebih dahulu mendaftarkan diri.

“Untuk pendaftaran tahap pertama dan selanjutnya warga bisa mendaftarkan melalui https://baba-ias.depok.go.id dan loket. com,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here