Warga Kampung Pulo Mangga Tangkap Ular Sanca Sepanjang 4 Meter

187
Warga Pulo Mangga memperlihatkan ular sanca yang berhasil mereka tangkap

Limo | jurnaldepok.id
Warga Kampung Pulo Mangga Rt 03/03, Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo kemarin pagi digegerkan dengan kabar tertangkapnya seekor ular sanca berukuran cukup besar.

Ular Sanca dengan panjang 4 meter itu ditemukan warga sedang merayap didekat saluran air depan salah satu rumah warga dan saat itu juga salah Encin satu warga dibantu sejumlah warga menangkap lain langsung menangkap ular sanca yang biasa memangsa hewan ternak warga.

Kepada Jurnal Depok Encin mengatakan kehadiran ular sanca dilingkungan permukiman warga bukan baru kali ini saja, bahkan kata dia, banyak hewan ternak milik warga setempat seperti ayam dan bebek yang telah menjadi korban santapan sang binatang melata

“Permukiman kami ini dekat dengan kawasan aliran kali Grogol, mungkin ular ular sanca itu bersarang diseputar pinggir kali karena memang banyak lahan dan pepohonan dikawasan aliran kali Grogol,” ungkap Encin.

Hal senada dikatakan Deni Santana salah satu warga Kelurahan Grogol.
Dikatakan Ajoy, sapaan akrab Deni Santana, munculnya ular sanca dipermukiman warga yang dekat dengan kawasan kali Grogol bukan merupakan hal aneh sebab lanjut dia dikawasan seputar kali masih banyak pepehonan dan lahan kosong yang diduga menjadi tempat ular bersarang.

“Kawasan permukiman didekat kali Grogol memang sangat rawan disatroni ular karena disana masih banyak lahan kosong yang memungkinkan ular bersarang, saya sering mendengar kabar orang melihat ular sanca dipinggir kali,” kata Ajoy.

Menanggapi hal ini, Ketua Rt 03/03, Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo, Supri mengimbau kepada warga untuk lebih berhati hati terutama saat berada di areal dekat pinggiran kali Grogol sebab kata dia dimungkinkan masih banyak sanca sanca lain yang bersarang diareal kali yang suatu saat kembali muncul kepermukiman warga untuk mencari mangsa.

“Kami minta warga lebih waspada karena memang sudah banyak warga yang melihat ular sanca seperti ini disekitar kawasan kali, kami juga berencana akan melaksanakan kegiatan membersihkan kawasan seputar kali agar tidak menjadi tempat persembunyian ular,” kata Supri.

Diakui Supri sudah banyak warga kehilangan hewan ternak akibat dimakan oleh ular sanca, namun lanjut dia sejauh ini belum banyak yang bisa dilakukan warga untuk mengatasi kehadiran ular dipermukiman warga.

“Satu satu nya cara agar ular itu tak lagi berkeliaran kepermukiman yakni membersihkan lingkungan, dan itu harus dilakukan oleh semua warga,” imbuhnya.

Hingga berita ini dirilis, belum diketahui apakah ular sanca berukuran panjang 4 meter yang berhasil ditangkap warga bakal diserahkan kepihak berwenang atau justru akan dipelihara oleh warga yang berminat untuk memelihara sanca berukuran cukup besar tersebut. n Asti Ediawan

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here