Kerjaannya Begal Telepon Genggam, Tim Jaguar Ringkus Bandit Jalanan

330
Pelaku begal HP saat digelandang ke Polsek Pancoran Mas

Cipayung | jurnaldepok.id
Tiga remaja terduga bandit jalanan yang kerap melakukan pencurian telepon genggam dengan membawa senjata tajam berhasil diamankan Tim Jaguar Polres Metro Depok. Terduga pelaku diamankan anggota Tim Jaguar Polres Metro Depok di Jalan Raya Cipayung, Kelurahan Cipayung Jaya, Kecamatan Cipayung, Kota Depok.

Katim Jaguar Polres Metro Depok, Iptu Winam Agus mengatakan, penangkapan ketiga pelaku S (19), A (18) dan SI (16), warga Bogor, saat anggota Jaguar patroli dan mencurigai pengendara motor Honda Beat berboncengan tiga orang di Jalan Raya Cipayung sekitar pukul 02.00 WIB.

Setelah anggota Jaguar berjumlah lima orang melakukan penggeledahan badan, kata Winam, didapatkan dua senjata tajam ukuran besar jenis celurit.

“Kedua curit ukuran besar kita dapatkan dari kedua pelaku S dan A. Sedangkan temannya SI hanya jadi joki motor saja,”ujarnya, kemarin.

Winam mengungkapkan, ketiga pelaku dibawa ke Polres bersama motor yang digunakan dengan barang bukti dua senjata tajam.

“Kami tanya di Polres Metro Depok, tiga pelaku dua diantaranya S dan A sudah beberapa kali begal HP di daerah Depok 2, Cilebut, Bojonggede dan Lenteng Agung Jakarta Selatan,”katanya.

Dalam aksinya, lanjut Winam, pelaku kerap menyasar para korban yang sedang memainkan HP di pinggir jalan yang dilintasi pelaku. Jika ada korban, pelaku mengancam menggunakan celurit dan HP diambil.

“Untuk pelaku S ini sudah tiga kali begal HP, dan A delapan kali begal HP. Sasaran orang yang sedang main HP di pinggir jalan dan kerap bermain malam hari hingga subuh,”ungkapnya.

Sementara itu pengakuan S kepada anggota Jaguar nekat menjadi pelaku begal HP lantaran usahanya lagi sepi selama pandemi Covid-19 ini.

“S dan A ini berjualan assesoris wanita keliling. Sepi pemasukan minim, karena pandemi Covid, sehingga banting stir menjadi begal telepon genggam,” katanya.

Dikatakannya, S putus sekolah SMP mengaku HP hasil kejahatan rampasan dijual penadah langganan daerah Bogor seharga Rp 100 sampai Rp 200 ribu.

“HP yang dijual tergantung merek, rata-rata dijual Rp 200 ribu ke kounter dan uangnya digunakan buat memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari karena sekarang ini dagang assesoris wanita sedang turun jauh,”paparnya.

Untuk proses lebih lanjut ketiga pelaku ini bersama barang bukti celurit dan motor diserahkan ke Polsek Pancoran Mas. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here