Rentan Terkena Covid-19, Pedagang di Pasar Tradisional Mulai Jalani Vaksin

39
Salah seorang tenaga kesehatan saat melakukan suntik vaksin

Margonda | jurnaldepok.id
Para pedagang yang berjualan di Pasar Tradisional di Kota Depok mulai menjalani pemberian vaksin.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Novarita mengatakan Pemkot Depok telah melakukan vaksin kepada para pedagang tradisional di Kota Depok.

Novarita menegaskan, pedagang pasar merupakan salah satu klaster yang diprioritaskan untuk mendapatkan vaksinasi.

“Sebab, pedagang setiap hari selalu berhadapan dengan masyarakat yang rentan terhadap covid. Maka itulah, para pedagang pasar harus kami prioritaskan untuk menerima vaksinasi. Dengan vaksinasi, Pemkot Depok berupaya memberi rasa aman dan nyaman bagi para pedagang dalam melakukan aktivitas pasar. Khususnya, apabila berinteraksi dengan pembeli,” ujarnya, kemarin.

Pemkot Depok, kata dia, juga mengimbau kepada para pedagang pasar untuk tetap menjalankan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan, meski sudah vaksinasi.

Novarita menegaskan, vaksinasi kali ini merupakan tahap awal bagi para pedagang pasar, dan nantinya para pedagang menerima vaksinasi secara bertahap.

Kepala Puskesmas Tugu, Kecamatan Cimanggis Madiana Sudebby mengatakan, pihaknya mengalokasikan 55 slot vaksin untuk pedagang di Pasar Tugu.

“Namun, yang berhasil divaksin hanya 50 orang. Lima orang lainnya sementara kami tunda karena mengalami tekanan darahnya tinggi (hipertensi), diabetes, dan lain-lain,” tandasnya.

Menurut Madiana, puluhan pedagang yang telah divaksin akan mendapatkan dosis kedua dalam kurun waktu 14-28 hari ke depan. Sementara bagi pedagang yang tertunda, pihaknya belum dapat memastikan waktu pelaksanaan vaksinnya.

“Alhamdulillah setelah diobservasi selama 30 menit setelah vaksin, seluruh pedagang tidak mengalami reaksi dan gejala apapun,” tuturnya.

Kepala Pasar Tugu, Ikhwan Suryadin menyebut, antusiasme pedagang terhadap vaksinasi Covid-19 sangat tinggi. Pasalnya, pedagang pasar berinteraksi dengan banyak orang setiap hari sehingga rentan terpapar Covid-19.

“Kami akan terus melakukan sosialisasi terkait pentingnya vaksin Covid-19 ke para pedagang,”kata Ikhwan yang pernah menjabat Lurah Pondokcina.

Hal ini dilakukan untuk meyakinkan mereka bahwa vaksin merupakan salah satu upaya memutus rantai penyebaran Covid-19.

“Kami juga akan upayakan agar 200 pedagang di Pasar Tugu mendapat vaksin dan mau divaksin,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here