Waspada Covid B117, Pemkot Depok Berencana Dirikan Rumah Sakit Lapangan

258
Petugas saat melakukan penyemprotan disinfektan di sebuah ruangan

Margonda | jurnaldepok.id
Pemerintah Kota Depok menyiapkan sejumlah langkah antisipasi jika ada virus Covid dengan kode B 117 seperti di antaranya menyediakan fasilitas tempat isolasi.

Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengaku belum menerima arahan dari Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, terkait infeksi virus corona varian baru yang disebut dengan kode B117.

Menurut Idris, arahan langsung sangat diperlukan dalam hal ini. Hal itu dikatakan Idris saat dijumpai wartawan usai acara di Pengadilan Negeri Depok, Cilodong. Idris mengaku pihaknya baru mendengar kabar virus corona varian baru ini dari media.

“Penjelasan resmi dari Kementerian dalam hal ini terkait masalah varian baru Covid-19 kita baru mendengar dari media. Kita enggak mau isu-isu menjadi gosip ya, kita minta kepastian aja,” ujarnya.

Namun demikian, Idris mengaku pihaknya sudah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi, seperti di antaranya menyediakan fasilitas tempat isolasi.

“Tapi tetap kita sudah antisipasi dalam hal misalnya persiapan fasilitas, di antaranya dirinya akan bincang-bincang untuk konfirmasi fasilitas isolasi, bahasa kita rumah sakit lapangan,”katanya.

Idris mengaku, dalam persiapan fasilitas tempat isolasi, pihaknya akan menjalin kerjasama dengan Kostrad Cilodong.

“Ya memang sudah kita persiapkan juga, nanti kita kerjasama dengan Kostrad. Ini salah satunya,” jelasnya.

Terakhir, Idris mengungkapkan pihaknya juga terus menambah jumlah ruang ICU di sejumlah Rumah Sakit, guna menekan angka bed occupancy rate (BOR).

“Tentunya penambahan ICU dan sebagainya sehingga BOR kita untuk keterisian RS itu sekarang 65 persen yang sebelumnya 87 persen. Artinya masih banyak fasilitas yang bisa dimanfaatkan,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here