Jelang Sekolah Tatap Muka, Belasan Ribu Guru SD dan SMP Divaksin

138
M Thamrin

Pancoran Mas | jurnaldepok.id
Tenaga pendidik atau guru di Kota Depok, pada Rabu (3/1) mulai menjalani vaksin Sinovac dalam upaya pencegahan virus Covid-19.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, M Thamrin mengatakan, pihaknya telah mendaftarkan sebanyak 18.850 tenaga pendidik dari tingkatan Pendidikan Anak Usia Dini dan SMP.

“Sementara untuk tingkatan Sekolah Menengah Atas kewenangannya berada di tingkat provinsi Jawa Barat. Data guru semua kita sampaikan dari PAUD sampai SMP. Kalau SMA di provinsi. Data sudah disampaikan ke Dinkes, tapi kuota (penerima vaksin) belum diterima. Kami sedang luruskan juga apakah semua guru divaksin dengan vaksin yang tersedia dari pusat, juga belum detail disampaikan oleh Dinkes. Kami cuma diminta data saja,” ujarnya, kemarin.

Tenaga pendidikan di tingkat SMP sebanyak 5.206, SKB 63, PKBM 478, Dinas Pendidikan 156, Sekolah Dasar 8.338, dan PAUD atau TK sebanyak 4.609 orang.

“Data sudah diserahkan ke Dinkes sejak sepekan yang lalu. Kemarin kita juga dimintakan titik tempatnya,” paparnya.

Sementara itu Kepala Puskesmas Depok Jaya, Euis Eka Kurniati mengungkapkan pihaknya telah melakukan vaksinasi kepada beberapa orang guru.

“Untuk pelaksanaan vaksinasi tenaga pendidik sudah sejak kemarin. Di Kelurahan Depok Jaya ada 23 sekolah SD sampai SMA. SD dan SLB ada 15 sekolah,” kata Kepala Puskesmas Depok Jaya, Euis Eka Kurniati, Rabu (3/3).

Di Puskesmas Depok Jaya, kata dia, hanya mendapat kuota 99 untuk tenaga pendidik atau guru yang divaksin. Sehingga satu sekolah hanya mendapat kuota empat orang saja.

“Mereka yang tidak lolos karena hipertensi, diperkirakan karena memang sudah ada penyakit penyerta sebelumnya namun tidak diketahui. Iya, kemungkinan mereka sudah ada faktor penyakit penyerta tapi tidak terkontrol,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here