RSUD Diminta Fokus Tangani Covid-19 dan Ramah Kepada Pasien

57
Plh Wali Kota Depok (kedua kiri) saat menghadiri Forum Renja RSUD

Sawangan | jurnaldepok.id
Plh Wali Kota Depok, Sri Utomo meminta pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok untuk fokus menangani pasien Covid-19 dikarenakan pandemi tersebut tidak ada yang tahu akan berakhir sampai kapan.

“RSUD harus siap mengahadapi masa pandemi atau pascapandemi, karena kita belum tahu sampai kapan pandemi Covid-19 ini akan berakhir. Kita berharap secepatnya, mungkin 2022 kita harapkan sudah selesai,” ujar Sri kepada Jurnal Depok, Selasa (23/2).

Dari itu, ia meminta pihak RSUD untuk meningkatkan pelayanan dan melakukan inovasi-inovasi terbarukan.

“Contoh, di awal tahun ini RSUD sudah bisa memiliki lab PCR, ini luar biasa trobosannya. Selain itu, pelayanan juga harus cepat, akurat dan smile,” katanya.

Pernyataan itu dikatakan Sri saat mengahdiri Forum Rencana Kerja Rumah Sakit Umum Daerah Kota Depok Tahun 2022.

Direktur RSUD Kota Depok, Devi Maryori mengungkapkan, mulai sejak awal Covid-19 pihaknya sudah mulai melakukan pelayanan sesuai dengan alur penatalaksanaan Covid-19 yang memberikan keamanan bagi tenaga kesehatan pasien.

“Selain itu upaya yang telah dilakukan untuk memberikan kontribusi yang dapat kita lihat bersama bahwa RSUD Kota Depok sudah bisa melayani pasien Covid-19 dengan kategori sedang sampai berat, termasuk yang membutuhkan ICU. Telah dilakukan juga penambahan tempat tidur dari waktu ke waktu untuk meningkatkan kapasitas layanan,” tandasnya.

Dengan adanya forum renja OPD ini, kata dia, pihaknya belum tahu kondisi Covid-19 dimasa yang akan datang. Pihaknya harus tetap optimis pandemi ini segera berlalu dan tetap mengantisipasi bilamana pandemi masih berlangsung.

“Dalam perencanaan renja 2022 diharapkan pandemi segera berlalu dan kita telah melakukan berbagai upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat diantaranya meningkatkan kapasitas vaksinasi Covid-19 pada tenaga kesehatan dan masyarakat umum,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, Forum Rencana Kerja RSUD merupakan wadah penampungan dan penjaringan aspirasi masyarakat dan dunia usaha (pemangku kepentingan), untuk penyempurnaan rancangan kebijakan penyusunan rencana kerja RSUD.

“Hal ini menunjukkan dalam pendekatan perencanaan menggunakan sistem perencanaan bawah atas (bottom-up planning) berdasarkan asas demokratisasi dan desentralisasi,” katanya.

Dalam Forum Rencana Kerja ini membahas rancangan Rencana Kerja RSUD, dengan menggunakan prioritas program dan kegiatan yang dihasilkan dari Musrenbang RKPD di kecamatan, sebagai bahan untuk menyempurnakan rancangan Renja RSUD, yang nantinya akan menjadi bahan pemutakhiran rancangan RKPD yang akan dibahas dalam Musrenbang tingkat Kota Depok.

Anggota DPRD Kota Depok, HM Supariyono juga meminta kepada pihak RSUD untuk bersikap ramah terhadap pasien.

“Perawat jangan jutek, kalau jutek nanti pasien malah bertambah sakitnya. Selalu beri senyum ketika merawat pasien,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here