Makin Percaya Diri, Hasbullah Sindir Igun Terkait Menurunnya Jumlah Kursi di DPRD

180
Hasbullah Rahmad

Margonda | jurnaldepok.id
Salah satu kandidat calon Ketua DPD PAN Kota Depok, Hasbullah Rahmad semakin percaya diri (PD) akan mendapatkan tiket dari Ketua DPP PAN, Zulkifli Hasan untuk menahkodai PAN Kota Depok lima tahun kedepan.

“Ya optimis karena tujuannya ingin membesarkan partai,” ujar Hasbullah kepada Jurnal Depok, Minggu (21/2).

Ia mengatakan, keberhasilan memimpin sebuah partai dapat dilihat dari perolehan kursi di parlemen.

“Fakatnya zaman saya memimpin dulu enam kursi, sekarang zaman Pak Igun empat kursi. Kedepan PAN harus naik lagi kursinya, makanya saya turun gunung lagi,” paparnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, pada saat PAN memperoleh enam kursi di DPRD, PAN memiliki Wakil Ketua DPRD Depok dan Igun pernah duduk sebagai Wakil Ketua DPRD Depok.

“Jika saya jadi ketua, tentu saya akan bekerja menaikkan jumlah kursi, biar nanti Pak Igun lagi yang jadi Wakil Ketua DPRD nya,” terangnya.

Pernyataan itu dikatakan Hasbullah sesaat setelah membentuk formatur pengurus DPD PAN yang dipantau langsung oleh Pengurus DPP PAN, Hj Intan Fauzi dan Soni Sumarsono.

Sebelumnya Igun mengungkapkan bahwa dirinya akan samina wa athona terhadap keputusan DPP PAN.

“Saya samina wa athona, siapapun nanti yang terpilih menjadi ketua PAN, saya hanya ingin menyampaikan yang penting PAN bisa diterima di semua golongan. Target saya PAN harus punya kantor, saat ini sudah kami DP agar setelah Musda bisa digunakan dan menjadi hak milik,” ungkapnya.

Igun mengatakan, dengan begitu nantinya kantor DPD PAN Kota Depok tidak perlu mengontrak lagi.

“Kami sudah bayar DP sebesar 40 persen untuk kantor,” paparnya.

Tak hanya membeli kantor, Igun juga bertekad untuk meningkatkan jumlah kursi di parlemen pada pileg 2024 mendatang.

“Minimal enam kursi, syukur-syukur bisa tujuh, itu realistis. Kami perkuat lagi di beberapa dapil, In Sya Allah 6-7 kursi bisa tercapai,” jelasnya.

Sementara itu Wakil Sekretaris Jenderal DPP PAN, Soni Sumarsono mengatakan, para formatur dan para pengurus lainnya dalam setiap Musda itu berasal dari Ketua DPD yang saat ini menjabat, para Eksekutif (Bupati/Wakil Bupati/Walikota/Wakil Walikota), para anggota legislatif PAN baik yang DPR RI/DPRD I/ DPRD II, para tokoh masyarakat atau ormas dan lain-lain.

“Para formatur tersebut diberikan kewenangan untuk menyusun kepengurusan dalam jangka waktu selama dua minggu terhitung Muswil atau Musda dilaksanakan. Mengenai mekanisme pengambilan keputusan dalam Musda akan dilaksanakan secara musyawarah mufakat yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here