Tak Menemui Kata Mufakat Siapa Ketuanya, Nasib Igun dan Hasbullah di Tangan DPP PAN

168
Hasbullah Rahmad-Igun Sumarsono saat menghadiri Musda V PAN

Margonda | jurnaldepok.id
Musyawarah Daerah (Musda) V DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Depok digelar. Ketua DPP PAN, Zulkifli Hasan langsung memimpin Musda yang dibarengi daerah lain seperti Sumatera Selatan, Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Dalam kesempatan itu, Zulhas membacakan langsung susunan formatur masing-masing daerah tak terkecuali Kota Depok.

“Untuk Kota Depok saya sebut sesuai pangkat dan jabatan yang lebih tinggi, ini bukan nomor urut loh ya, atau yang nomor satu itu bakal jadi ketua dan seterusnya, bukan seperti itu. Kesatu, Hasbullah Rahmad; kedua, Igun Sumarno; ditambah anggota DPRD, Lahmudin, Azhari, Nurhasan. Lalu, Fitri Hariono, Irwan Ardiansyah dan Apriyan Setiowati,” ujar Zulhas dalam Musda, Kamis (18/2).

Tak hanya itu, Zulhas juga meminta Anggota DPR RI Dapil Depok-Bekasi, Hj Intan Fauzi sebagai fasilitator formatur.

“Kami beri waktu kepada formatur untuk menyelesaikan ini paling lambat tiga minggu kedepan. Nantinya formatur mengusulkan nama-nama untuk di struktur kepengurusan,” paparnya.

Sementara itu Wakil Sekretaris Jenderal DPP PAN, Soni Sumarsono mengatakan, para formatur dan para pengurus lainnya dalam setiap Musda itu berasal dari Ketua DPD yang saat ini menjabat, para Eksekutif (Bupati/Wakil Bupati/Walikota/Wakil Walikota), para anggota legislatif PAN baik yang DPR RI/DPRD I/ DPRD II, para tokoh masyarakat atau ormas dan lain-lain.

“Para formatur tersebut diberikan kewenangan untuk menyusun kepengurusan dalam jangka waktu selama dua minggu terhitung Muswil atau Musda dilaksanakan. Mengenai mekanisme pengambilan keputusan dalam Musda akan dilaksanakan secara musyawarah mufakat yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan,” tandasnya.

Igun Sumarno yang namanya masuk dalam formatur mengungkapkan, formatur dibentuk untuk bermusyawarah dalam rangka membentuk kepengurusan.

“Nanti dari Depok menyerahkan nama-nama kepengurusan, urusan siapa yang jadi ketua itu nanti yang menentukan DPP. Ditentukan paling lama tiga minggu,” ungkapnya.

Terkait hal itu, Igun mengaku dari awal sudah siap apapun nanti keputusan DPP.

“Kami yakin DPP memiliki kebijakan dan pertimbangan untuk menentukan siapa yang menjadi pemimpin dan yang terbaik,” jelasnya.

Sementara itu kandidat lainnya yang juga namanya masuk dalam formatur yakni Hasbullah Rahmad mengatakan, pihaknya ingin menyelesaikan tahapan Musda dengan cara musyawarah mufakat. Namun, kata dia, jika terjadi deadlock maka nama-nama formatur diserahkan ke DPP.

“Saya optimistis setelah rapat formatur perdana dengan Bu Intan, pasti terbangun format ketua, sekretaris, bendahara dan Ketua MPP, Insya Allah bisa. Kan semua sepakat untuk membesarkan partai,” katanya.

Pria yang akrab disapa Bang Has itu mengaku, turunnya kembali ke Depok karena merasa terpanggil untuk meninggaktan jumlah kursi di parlemen yang pada pileg 2019 lalu mengalami penurunan.

“Problemnya PAN kan turun (kursi DPRD,red), makanya saya jadi turun lagi (mencalonkan,red). Kan saya ini mantan Ketua DPD dua kali di Depok, saya punya tanggungjawab moral mengembalikan marwah partai yang hilang,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here