Warga Bojongsari Butuh Puskesmas, Saat ini Masih Menginduk di Pondok Petir

60
Ketua RT/RW dan LPM saat meninjau lokasi lahan yang potensial untuk dibangun puskesmas

Bojongsari | jurnaldepok.id
Ketua RT dan RW se- Kelurahan Bojongsari, Kecamatan Bojongsari, meminta agar Pemerintah Kota (Pemkot) Depok membangun Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Kelurahan Bojongsari.

Pasalnya, hingga saat ini di wilayah tersebut belum berdiri Puskesmas dan masih menginduk ke wilayah Pondok Petir dan Duren Seribu.

“Kami sudah diskusi di setiap acara Paguyuban RT RW terkait harapan di bangunnya Puskesmas di Kelurahan Bojongsari. Selain menjadi kendala warga ingin berobat, jumlah puskesmas di Kecmatan Bojongsari saat ini masih minim,” ujar Daud Sulaiman, Ketua Paguyuban RT RW Kelurahan Bojongsari, Senin (8/2).

Ia menambahkan, sebenarnya usulan terkait Puskesmas sudah disampaikan pada Musrenbang tahun 2019.

“Kami lihat di sosialisasi pembangunan tahun 2021 usulan tersebut tidak muncul dan pada Murenbang kecamatan tahun ini kembali akan kami ajukan,” paparnya.

Ketua LPM Kelurahan Bojongsari, Saidih Dokih menambahkan, selama ini banyak warga Bojongsari kesulitan dalam mendapatkan layanan kesehatan karena tidak adanya Puskesmas.

“Warga yang ingin berobat harus pergi ke Puskesmas Duren seribu dan Pondok Petir yang jauh jaraknya. Resiko dalam perjalanan membawa orang yang sakit terlebih lansia sangat besar,” tandasnya.

Dokih berharap Wali Kota Depok dapat membangun Puskesmas di wilayah Kelurahan Bojongsari.

“Disini ada lahan kosong, fasos fasum walaupun lahannya hanya 951 meter. Mohon bisa dilihat dulu karena ada lahan di sebelahnya yang bisa kami ajukan melalui APBD sebagai lahan tambahan,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here