Sah! Sri Utomo Pj Sekretaris Daerah Pemkot Depok Gantikan Hardiono

255
Kepala BKPSDM, H Supian Suri (kiri) saat menyerahkan SK Pj Sekda kepada Sri Utomo (kanan)

Margonda | jurnaldepok.id
Wali Kota Depok, Mohammad Idris menunjuk Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Sosial Setda Kota Depok, Sri Utomo sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Depok.

“Pak Wali menandatangani SK untuk Pj Sekda setelah diparaf oleh Sekda sebelumnya yakni Pak Hardiono akhir pekan kemarin. Sudah resmi Pak Sri Utomo sebagai Pj Sekda Pemkot Depok,” ujar H Supian Suri, Kepala BKPSDM Pemkot Depok, Senin (1/2).

Ia menambahkan, jabatan Sri Utomo berlaku mulai SK ditandatangani hingga adanya Sekda devinitif atau maksimal tiga bulan di dalam SK tersebut.

“Jika sebelum tiga bulan itu sudah ada Sekda devinitif, maka akan diisi langsung. Tapi kalau tiga bulan belum ada, kemungkinan akan diperpanjang SK nya,” paparnya.

Supian juga menjelaskan, Pemerintah Kota Depok telah melakukan mekanisme dan etika yang benar dalam pergantian Sekda oleh Pj.

“Saat kami mau menyerahkan SK Pensiun Pak Hardiono, memang beliau minta ketmuan di luar bukan di rumah atau di kantor, ini masalah presepsi saja,” jelasnya.

Sebelum menyerahkan SK Pensiun tersebut, sambungnya, pihaknya telah berkomunikasi dengan Hardiono terkait teknis penyerahan SK.

“Kami sudah coba agendakan terkait tempat dan waktunya, namun memang waktunya yang enggak ketmu, padahal kami sudah menyiapkan waktu dari Kamis sore dan Jumat pagi agar SK Pensiun itu diserahkan langsung oleh Pak Wali, sekaligus penyerahan SK Pj untuk Pak Sri Utomo. Tapi memang enggak ketemu waktunya dengan Pak Hardiono,” ungkapnya.

Pernyataan Supian tersebut sekaligus untuk menepis berita miring yang seolah-olah penyerahan SK untuk Hardiono tidak dilakukan sesuai mekanisme.

“Kami rencanakan penyerahan SK Pensiun Pak Hardiono dan SK Pj Sekda Pak Sri Utomo sebenarnya berbarengan. Masa jabatan Pak Hardiono berakhir per tanggal 31 Januari 2021 kemarin. Karena Sabtu dan Minggu libur, maka kami mau serahkan di hari Jumat, namun saat itu SK Pj Sekda belum diparaf oleh Pak Hardiono,” terangnya.

Melihat kondisinya seperti itu, akhirnya penyerahan SK Pensiun Hardiono dan SK Pj Sekda Sri Utomo tidak dilakukan secara simbolis.

“Setelah SK Pj Sekda diparaf Pak Hardiono, akhirnya SK diserahkan Senin ini (kemarin,red) ke Pak Sri Utomo berbarengan dengan penyerahan SK Pensiun ke beberapa ASN di Pemkot Depok. Ketika SK Pensiun Pak Hardiono kami mau serahkan, beliau meminta ketmuan di luar. Bukan kami tidak menghargai Pak Hardiono, tapi memang itu keinginan beliau,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here