Wakil Wali Kota Depok Positif Covid Setelah 15 Hari Divaksin Tahap Awal, Ini Penjelasannya

1175
H Dadang Wihana

Margonda | jurnaldepok.id
Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna dinyatakan positif Covid-19 oleh pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok setelah menjalani swab PCR. Padahal, Pradi sudah menjalani vaksin tahap awal pada, 14 Januari 2021 lalu.

Menanggapi hal itu Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana mengungkapkan, bahwa Pradi baru satu kali menjalani vaksin.

“Pak Pradi baru sekali divaksin, karena pada saat mau divaksin kedua kemarin kondisinya sedang demam,” ujar Dadang kepada Jurnal Depok, Minggu (31/1).

Ia menambahkan, pada Jumat (29/1) lalu Pradi menjalani swab PCR.

“Sabtu diketahui hasilnya positif,” paparnya.

Ketika ditanya apakah Pradi masih bisa menjalani vaksin yang kedua, kemungkinan dirinya tidak bisa menjalani vaksin yang kedua.

“Kalau berdasarkan indikator untuk vaksinasi Covid-19 saat ini, pertanyaan pertama apakah pernah terpapar Covid-19 atau tidak. Jika merujuk ke indikator ini maka tidak bisa dilakukan vaksinasi,” jelasnya.

Sementara itu Direktur RSUD Kota Depok, Devi Maryori mengatakan, bahwa dosis vaksin harus dua kali dengan jarak 14 hari.

“Jadi memang belum terbentuk kekebalan antibodi yang sempurna karena dosisnya belum optimal. Jika sudah divaksin dua kali ternyata masih positif covid, saya sendiri tidak tahu penyebabnya kenapa, mungkin yang bisa menjelaskan kementerian terkait,” tandasnya.

Devi mengatakan, pihaknya telah melakukan konsultasi ke dokter spesialis yang diketahui bahwa antibodi yang dimiliki Pradi belum optimal.

“Ya memang harusnya dua kali, kan ini belum terpenuhi dosisnya untuk mencegah, dan itu bisa saja terjadi. Kami belum tahu apakah Pak Pradi sudah vaksin yang kedua atau belum. Memang jaraknya dua minggu setelah vaksin pertama,” jelasnya.

Sebelumnya Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna dinyatakan positif Covid-19 setelah menjalani swab di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok. Atas peristiwa itu, Pradi mohon doa kepada masyarakat.

“Mohon doanya untuk kesembuhan saya. Kami minta masyarakat juga tetap waspada. In Sya Allah setelah sembuh saya bisa mengikuti jejak Pak Wali untuk donor plasma,” ungkap Pradi kepada jurnaldepok.id. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here