Kebutuhan Logistik untuk Warga Yang Isolasi Mandiri Harus Tepat Waktu

59
Tim gugus tugas saat melakukan sosialisasi

Limo | jurnaldepok.id
Pendistribusian bantuan logistik untuk warga yang sedang menjalankan isolasi mandiri (Isman) dirumah menjadi sorotan tim pengawas Satgas penanggulangan Covid 19 Kota Depok.

Ketua Tim Pengawas Satgas Covid 19 Kota Depok, Nina Suzana mengatakan bantuan logistik untuk warga yang sedang menjalani isolasi mandiri dirumah harus diberikan terhitung sejak hari pertama dimulainya isolasi sampai yang bersangkutan selesai menjalankan masa isolasi, dirinya menekankan jangan sampai terjadi keterlambatan penyaluran bantuan terutama lanjut dia jika warga yang menjalankan Isma merupakan warga kurang mampu.

“Pemeberian bantuan logistik bagi warga yang sedang menjalankan Isolasi Mandiri di rumah harus disampaikan tepat waktu dan tidak boleh terlambat,” ujar Nina dihadapan para peserta rapat Koordinasi Satgas Penanggulangan Covid 19 Kecamatan Limo.

Dikatakan Nina, tak dapat dipungkiri, sejauh ini masih ditemukan adanya keterlambatan pendistribusian bantuan logistik kepada warga yang sedang menjalani isolasi mandiri di rumah.

“Kami mendapat info masih ada keterlambatan pemberian bantuan logistik, ini tidak boleh lagi terjadi, dan satgas harus lebih sigap berkoordinasi dengan dinas sosial sebagai instansi yang menangi soal bantuan logistik bagi warga yang sedang menjalani isolasi mandiri di rumah,” imbuhnya.

Sementara Ketua Satgas Penanganan Covid 19 Kecamatan Limo, Ahmad Ubaidillah mengaku telah berupaya semaksimal mungkin melaksanakan seluruh giat yang terkait pencegahan dan penanggulangan covid 19 di wilayah Kecamaran Limo.

“Semua elemen yang diperbantukan dalam penanggulangan Covid 19 diwilayah Kecamatan Limo sudah bekerja maksimal dan kami akan terus berupaya meningkatkan kualitas penanganan dan penanggulangan guna meminimalisir penyebaran virus covid 19 di Limo,” ujar Ubai kepada Jurnal Depok, usai mengahadiri Rakor dengan Timwas Satgas Covid 19 Kota Depok, di aula Kantor Kecamatan Limo Jumat, (29/1).

Selain membahas teknis pendistribusian bantuan logistik untuk warga yang sedang menjalani isolasi mandiri di rumah, Rakor yang diikuti oleh jajaran Forkopimcam Kecamatan Limo, dan jajaran LPM, serta Puskesmas Limo juga membahas progres penanggulangan wabah Covid 19.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Puskesmas Limo, dr. Winarni Naweng Wulandari mengakui adanya peningkatan jumlah warga terkonfirmasi terpapar Covid 19 pada bulan Januari 2021 begitu juga dengan jumlah warga positif covid yang meninggal.

Meskipun begitu, Naweng mengatakan semua pihak yang dilibatkan dalam upaya penanggulangan Covid 19 sudah bekerja secara maksimal.
“Saya menilai semua personel ditingkat SKC sudah bekerja secara baik dan ini dapat dilihat dari rutinitas laporan dari SKC kepada kami, semua eksis,” katanya.

Disisi lain Komandan Rayon Militer (Danramil) 07 Limo, Kapt . Inf Dwi Pamuji meminta warga untuk lebih disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan sebagai upaya menekan penyebaran virus Covid 19.

“Kami di jajaran TNI san rekan dari unsur Kepolisian yang diperbantukan dalam pengawasan penerapan protokol kesehatan dan pembatasan kegiatan masyarakat melihat masih banyak warga yang belum memiliki kesadaran dalam menerapkan protokol kesehatan, dan kami sedang memikirkan teknis penerapan sanksi dilapangan yang lebih epektif bagi warga masyarakat yang masih mengabaikan penerapan protokol kesehatan,” pungkas Muji. n Asti Ediawan

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here