Nama H Naming Resmi Diserahkan ke Wali Kota untuk Dijadikan Nama Jalan

209
Ketua Presidium Koalisi Rakyat Nasionalis Depok (KRND), Bernhard secara resmi menyerahkan nama H Naming D Bothin ke wali kota

Cilodong | jurnaldepok.id
Ketua Presidium Koalisi Rakyat Nasionalis Depok (KRND), Bernhard secara resmi mengusulkan nama Almarhum H Naming D Bothin kepada Wali Kota Depok, Mohammad Idris untuk digunakan sebagai nama jalan di wilayah Depok.

“Kami didampingi mantan Anggota DPRD periode 1999-2004 Bung Syamsyirwan menyerahkan surat rekomendasi usulan nama jalan Almarhum H Naming D Bothin kepada Wali Kota Depok, Pak Kiai Mohammad Idris,” ujar Bernhard kepada Jurnal Depok, Selasa (26/1).

Ia menjelaskan, penyerahan surat rekomendasi itu dilakukan di sela-sela acara pelepasan Keluarga Besar KRN untuk kegiatan rapat kerja dan konsolidasi di 3G Resort, Megamendung, Bogor.

“Kami berharap surat rekomendasi yang kami serahkan langsung ke Pak Wali dapat ditindaklanjuti dan endingnya nama Almarhum H Naming D Bothin dipakai untuk nama jalan di Kota Depok,” harapnya.

Sebelumnya Presidium Koalisi Rakyat Nasionalis Depok (KRND) dalam rapat plenonya beberapa waktu lalu, telah menghasilkan pokok-pokok pikiran yang dituangkan dalam rekomendasi tentang usulan penetapan nama jalan H Naming D. Bothin di Kota Depok yang akan disampaikan kepada Wali Kota Depok, Mohammad Idris.

“Adapun dasar pertimbangan pengajuan nama H Naming D Bothin sebagai nama jalan di Kota Depok mengingat yang bersangkutan merupakan mantan Ketua DPRD Kota Depok,” katanya.

Tak hanya itu, sambungnya, sosok Naming juga dikenal sebagai tokoh masyarakat Depok yang sudah diketahui perjuangannya memajukan masyarakat dan Kota Depok selama hidupnya.

Terlebih, sambungnya, ketika beliau berada di pemerintahan sejak Kota Depok masih menjadi bagian dari Kabupaten Bogor dan masih menjadi kecamatan.

“H Naming juga pernah menjabat sebagai Lurah Beji selama 17 tahun sejak 1977 hingga 1994. H Naming telah berjuang bersama-sama masyarakat Depok untuk memajukan kesejahteraan rakyat dan menjadikan Depok kota otonomi,” paparnya.

Selain itu, kata dia, pria yang akrab disapa Wan Naming juga pernah berkiprah di dunia politik menjadi Ketua DPD Partai Golkar Kota Depok, Wakil Ketua DPRD Kota Depok tahun 1999-2004, Ketua DPRD Depok periode 2004-2009 dan Wakil Ketua DPRD tahun 2009-2014.

“Mengingat masyarakat Kota Depok telah kehilangan salah satu tokoh dan putra terbaik warga asli Depok yang lahir di Kukusan, Beji, maka menurut kami perlu mencatat dan mengenang atas jasa dan perjuangannya dalam memajukan masyarakat dan Kota Depok,” jelasnya. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here