Pegawainya Terpapar Covid-19, Dua Kantor Kelurahan di Wilayah Limo Tutup

171
ilustrasi-istimewa

Limo | jurnaldepok.id
Pelayanan di Kantor Kelurahan Krukut dan Kelurahan Grogol terpaksa ditutup sementara lantaran salah satu aparatur yang bekerja dikedua Kantor pelayanan masyarakat tersebut terkonfirmasi Covid 19.

Informasi yang berhasil didapat Jurnal Depok, Lurah Krukut, Kecamatan Limo, Rohman Tohir diketahui terpapar Covid 19 setelah melaksanakan kegiatan bersama TP PKK Kecamatan beberapa pekan silam dimana setelah menjalani tes Swab ternyata orang nomor satu dijajaran Kantor Kelurahan Krukut dinyatakan positif terpapar Covid 19.

Sementara dijajaran Kantor Kelurahan Grogol, Sekretaris Kantor Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo, Nasruloh juga diletahui terpapar Covid 19.

Saat dikonfirmasi terkait hal ini, Lurah Grogol, Danudi Amin membenarkan jika pihaknya tidak membuka pelayanan di Kantor Kelurahan terhitung sejak tanggal 18 hingga 21 Januari lantaran salah satu pegawai Kantor Kelurahan terkonfirmasi terpapar Covid 19.

“Ya, kami tidak membuka pelayanan di Kantor Kelurahan, namun kami tetap melaksanakan pelayanan masyarakat terutama pada kegiatan yang tidak mengharuskan kami berada di Kantor Kelurahan,” kata Danu kepada Jurnal Depok, usai menghadiri ajang Musrenbang di Gedung Yayasan Yatim Al Islah kemarin.

Dikatakan Danu, keputusan meliburkan sementara kegiatan pelayanan di Kantor Kelurahan merupakan rekomendasi dari Satgas Percepatan Penanggulangan Covid 19 Kecamatan Limo guna menekan penyebaran virus Corona yang ternyata hingga sekarang masih marak.

“Kami berharap warga dapat memaklumi mengapa kami untuk sementara tidak membuka pelayanan di Kantor Kelurahan, dan kebijakan ini sudah kami sampaikan kepada semua Ketua Rt dan Rw untuk disampaikan kepada warga,” imbuhnya.

Terpisah, Ketua Satgas percepatan penanggulangan Covid 19 Kecamatan Limo, Ahmad Ubaidillah mengatakan terlalu riskan jika memaksakan diri untuk membuka pelayanan di Kantor Kelurahan sebab lanjut dia tidak menutup kemungkinan virus covid 19 masih bercokol diseputar ruangan Kantor Kelurahan.

“Kami tidak mau ambil resiko, lebih baik meningkatkan kewaspadaan dari pada nanti ada lagi aparatur atau warga yang mendatangi Kantor Kelurahan juga terpapar Covid 19,” tegas Ubaidillah.

Dia menambahkan, selain mengurangi potensi penularan virus, kebijakan menutup pelayanan di suatu kantor jika ada pegawai yang positif terpapar Covid sudah merupakan keharusan yang telah ditetapkan oleh Satgas percepatan penanggulangan wabah Corona baik ditingkat Kota maupun ditingkat Nasional.
“Memang protapnya seperti itu, jika ada pegawai disuatu Kantor ada yang positif terpapar covid 19 maka untuk Kantor itu harus tutup sementara baik di Kantor pemerintahan maupun kantor swasta, semua harus patuh,” tutup Ubaidillah. n Asti Ediawan

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here