Ini Cerita Pradi Setelah Divaksin Covid-19

135
Wali Kota Depok, Mohammad Idris saat menyaksikan Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna divaksin

Beji | jurnaldepok.id
Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna merasa tidak terasa saat jarum suntik vakskin masuk kedalam lengan tangan kirinya.

“Engak terasa apa apa, sakit engak, jarumnya bagus,” ujar Pradi, Kamis (14/1).

Ia berharap, keputusannya itu mampu meredam kegelisahan warga atas vaksin tersebut.

“Nah kita sebagai pemimpin di wilayah, harus berani memberikan sikap dengan memberikan contoh. Kalau memang diminta untuk divaksin, oh saya siap sekali buat sampling untuk masyarakat di Depok,” katanya.

Pradi pun mengaku bersyukur jika vaksin COVID-19 bisa didistribusikan ke wilayah di Kota Depok dan masyarakat menerimanya.

Pradi mengimbau pada masyarakat seluruhnya bahwa kegiatan vaksinasi nanti akan dilakukan secara berkala dengan jumlah tahap awal sebanyak 11.140 botol vaksin.

“Kami akan lakukan tahapan-tahapan, tidak perlu khawatir terkait hal ini, berbagai sumber yang valid sudah menyampaikan bahwa vaksin ini sangat aman dan sudah dilakukan oleh Bapak Presiden, dan diikuti oleh seluruh kepala daerah di berbagai wilayah,” paparnya.

Pradi menyampaikan rasa terima kasihnya pada seluruh tenaga medis.

“Tolong sampaikan teman-teman media ini terkait dengan kondisi ini, karena ini upaya kita untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19,

Tidak hanya Pradi yang tidak merasakan sakit saat divaksin, penerima vaksin lainnya seperti Komandan Kodim 0508 Kota Depok Kolonel Agus Isrok Miroj juga tidak merasakan sakit saat diberikan vaksin

“Engak terasa apa apa bro, engak sakit juga. Sebagai TNI saya selalu siap untuk menjalankan arahan. Karena itu, saya siap untuk divaksin dan menjadi contoh bagi masyarakat,” tandasnya.

Pihaknya mendukung program pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran covid. Salah satunya dengan melakukan vaksinasi dan selalu menerapkan protokol kesehatan 3M.

“Kalau bukan kita lalu siapa lagi yang akan membuat bangsa ini sehat. Jadi, mari kita ikut mendukung program pemerintah,” tegasnya.

Selain itu pihaknya juga akan membantu proses pengamanan vaksin Covid-19 yang sudah tiba di Kota Depok kemarin. Mulai dari mendukung pengamanan hingga sosialisasi kepada masyarakat.

“Kami sebagai garda terdepan wajib memberi contoh lebih dulu. Dengan begitu, masyarakat akan percaya terhadap vaksin tersebut. Serta tidak ada keraguan ketika masyarakat mulai divaksin,”katanya.

Hal yang sama juga dikatakan Kapolres Metro Depok, Kombes Imran Edwin Siregar yang menyatakan tidak terasa saat diberikan vaksin oleh dokter Rumah Sakit Universitas Indonesia.

“Engak sakit dan tidak terasa beda engak suntikan vaksin lainnya,” ungkapnya.

Adapun nama-nama 10 orang pertama yang menjalani suntik Vaksin Sinovac di Depok yakni:

Dandim 0508/Depok, Kolonel (Inf) Agus Isro Mikroj

Kepala Kwarcab Kota Depok, Nina Suzana

Kepala Kantor Kemenag Kota Depok, Asnawi

Ketua PGIS (Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia) Kota Depok, Bebalazi Zega

Kapolres Metro Depok, Kombes Imran Erdwin Siregar

Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna

Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Novarita

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19/Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok, Dadang Wihana

Kepala Kejaksaan Negeri Kota Depok,
Sri Kuncoro

Dokter IDI Kota Depok, Lubna Sadat. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here