Siap-siap, Rencananya Besok Vaksin Covid-19 Dimulai di Kota Depok

1222
Wali Kota Depok saat meninjau kesiapan RSUI untuk melaksanakan Vaksin Covid-19

Beji | jurnaldepok.id
Pemerintah Kota Depok rencananya akan memberikan vaksin pertama kalinya pada, Kamis (14/1) yang dipusatkan di Rumah Sakit Universitas Indonesia.

“Pemberian vaksin rencananya pada Kamis, dan itu bisa berubah karena kita melihat vaksin Presiden pada, Rabu (13/1),” ujar Wali Kota Depok, Mohammad Idris saat meninjau persiapan pelaksanan pemberian vaksin di RSUI.

Salah satu lokasi penyuntikan adalah di Rumah Sakit Universitas Indonesia.

“Jadi ini sebenarnya mengkonfirmasi persiapan titik pelaksanaan yang direncanakan launching di tempat ini. Dimana nanti pada hari Kamis, tapi tergantung besok ini Pak Presiden, kalau nggak mundur berarti pada Kamis. Sebelum Pak Presiden launching, kita belum launching, kita sesuai dengan arahan pusat. Kalau sesuai jadwal besok pusat, kita di daerah itu hari Kamis, seperti itu,” paparnya

Berdasarkan hasil pemeriksaan di RSUI, Idris yakin vaksin sudah siap untuk disalurkan sesuai dengan mekanisme yang berlaku. Idris menyebutkan untuk launching penyuntikan vaksinasi Covid-19 akan diuji coba terlebih dahulu 10 orang.

“Untuk launching besok ini penerima vaksin covid dari nakes 200, aparat 10 dan komunitas,”katanya.

Untuk tahapan yang akan dijalani pada penerima calon vaksin, lanjut Idris, dari tenaga kesehatan akan melakukan screning sebanyak 16 pertanyaan.

“Jika dari screning satu saja sudah ada pernah terjadi misal jika sudah pernah terkena positif Covid-19, maka tidak bisa menerima vaksin. Sudah ada perencanaan dari sisi SDM-nya, sudah cukup siap, dari sisi tempatnya juga begitu dan kesiapan dan screening calon yang diberikan vaksin pada launching hari Kamis,” jelasnya.

Nanti juga, kata dia, ada RS swasta dan Puskesmas yang ada di Kota Depok telah siap dalam vaksinasi warga Depok. Pemberian vaksin dibagi tiga tahap, tahap pertama ada 11.140 orang dilakukan pemberian vaksin sebanyak dua kali dengan jeda setiap kali suntik dua minggu untuk bereaksi lebih baik.

“Kami masih menunggu kedatangan vaksin dari pemerintah pusat, kami mengikuti aturan pemerintah,” katanya.

Terkait berita simpang siur di luar dampak negatif dari vaksin Covid-19, setelah dikeluarkan edaran vaksin ini sudah mengantungi BPOM dan ulama sehingga masyarakat Depok lebih aman halal.

Rencananya, pemberian vaksin tahap awal diprioritaskan untuk tenaga kesehatan, dan aparat yang sering berinteraksi dengan masyarakat, antara lain TNI-Polri dan juga satuan tugas, serta komunitas-komunitas sosial keagamaan lainnya yang sering berkomunikasi dengan masyarakat.

“Misalnya temen-temen dari gereja, temen temen dari majelis taklim, majelis ulama itu juga masuk dan komunitas-komunitas di antaranya kalian para wartawan, harus didaftar kesiapan dan screeningnya, siap kan,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here