Kejaksaan Temukan Dugaan Korupsi dalam Pengadaan Ruang Belajar di SDN Limo

251
ilustrasi

Kota Kembang | jurnaldepok.id
Kejaksaan Negeri Depok menemukan adanya kasus dugaan korupsi di Dinas Pendidikan Kota Depok.

Kepala Kejaksaan Negeri Depok, Sri Kuncoro mengatakan, dugaan yang dimaksud adalah pengadaan ruang belajar di SDN di kawasan Grogol, Kecamatan Limo, yang dilakukan secara swakelola. Kerugian yang diderita negara mencapai ratusan juta rupiah.

“Pembangunan sekolah secara swakelola, kita temukan adanya dugaan penyimpangan. Kita turun dalam waktu cepat dua bulan langsung kita naikkan ke penyidikan,” ujarnya, kemarin.

Tim pencari fakta sudah dibentuk pihaknya sejak November 2020. Dalam waktu dekat, kejaksaan akan mengeluarkan nama tersangka.

“November kemarin sudah bentuk tim. Dalam waktu dekat kita tentukan tersangka. Kita harus lengkapi alat bukti yang ada, dan masukin keterangan ahli, ketika sudah yakin baru ditentukan. Sekarang belum berani ungkap (nama tersangka),” jelasnya.

Dia mengatakan, informasi yang didapat, pembangunan ruang belajar di SDN Grogol itu menelan anggaran sekitar Rp 1,5 miliar. Namun yang menjadi perhatian pihaknya adalah dampak dari pembangunan yang dilakukan tidak sesuai standar bisa menimbulkan kerugian lebih besar di masa akan datang.

“Kerugian tidak besar. Pembangunan sekitar Rp 1,5 M. Kerugian hanya beberapa ratus juta. Tapi bagi kita miris, karena kalau bangun gedung sekolah banyak disunatin, nanti kualitas bangunan jelek. Dan selesai pandemi murid sekolah kembali dan tiba-tiba roboh, itu kerugian melebihi awalnya,” ungkapnya.

Ditempat yang sama, Kasi Pidana Kusus Kejaksaan Negeri Depok, Hary Palar menuturkan, pembangunan ruang belajar itu menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2019 di Dinas Pendidikan.

Pihaknya menerima laporan dari masyarakat kemudian ditindaklanjuti dengan dikeluarkan surat perintah penyidikan pada November 2020.

“Dalam tahap penyelidikan sesuai dengan surat perintah sudah telah ditemukan bukti yang cukup terkait dengan tindak pidana pembangunan 16 ruang baru pada SDN tersebut oleh Disdik,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here