Tak Lupakan Jasa Pendiri dan Tokoh PPP, Pengurus DPC Lakukan Ziarah Kubur

77
Ketua dan Pengurs DPC PPP saat melakukan ziarah kubur ke makam tokoh PPP

Laporan: Rahmat Tarmuji
Sejumlah rangkaian kegiatan dilakukan DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Depok dalam peringatan Harlah ke-48 tahun. Rangkaian kegiatan itu dilakukan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan mengingat saat ini Indonesia masih belum pulih dari pandemi Covid-19, tidak terkecuali Kota Depok.

Ketua DPC PPP Kota Depok, Hj Qonita Lutfiyah menjelaskan, meski masih dalam situasi Pandemi Covid-19, namun pengabdian PPP tetap harus dilakukan untuk masyarakat. Karenanya kata dia, PPP Kota Depok tetap melakukan berbagai aksi sosial dalam peringatan harlah ke-48 partai berlambang Ka’bah tersebut.

“Pertama, dalam peringatan Harlah ke-48 ini kami DPC PPP Kota Depok tetap berkomitmen untuk ada bagi masyarakat, caranya dengan membuat berbagai bhakti sosial seperti santunan yatim dan lainnya. Kami rasa cara itu yang saat ini dibutuhkan masyarakat,” ujar Qonita, kemarin.

Bakti sosial, kata Qonita, rencananya dilakukan di 11 Kecamatan yang ada di Kota Depok, namun tidak dengan acara besar.

“Cukup dengan simbolis, namun kami pastikan bantuan kepada masyarakat akan sampai tepat sasaran. Nantinya, secara resmi ada di acara puncak,” paparnya.

Selain bakti sosial, ibu tiga anak tersebut juga melakukan ziarah kubur ke beberapa tokoh, kyai dan pendiri PPP diantaranya ziarah ke makam almarhum H. Damanhuri, Rusdi Madari dan Nursya’ban juga Kiai Hasyim Muzadi di kawasan Beji, Kota Depok.

“Ziarah kubur ini sebagai salah satu upaya memberi penghargaan bagi tokoh ulama, khususnya yang telah lebih dulu membangun PPP,” jelasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, DPC PPP Kota Depok juga akan menyambangi tokoh-tokoh PPP yang masih ada. Meski tidak menjelaskan siapa namanya, namun wanita berkulit putih tersebut menjelaskan telah memiliki data siapa saja yang nantinya akan dikunjungi.

“Datanya sudah ada di kami, namun eloknya kami tidak dibuka disini ya,” katanya.

Putri dari ulama terkemuka Indonesia, KH Syukron Ma’mun itu juga memastikan PPP Kota Depok tetap berkomitmen dalam mensuport penanggulangan Covid-19. Hal itu dia jelaskan karena saat ini, semua tidak bisa lepas dari rasa keprihatinannya akan kondisi masyarakat.

Ditanya tentang DPC PPP Kota Depok kedepannya, Qonita mengaku menargetkan kursi PPP di DPRD Kota Depok pada 2024 minimal enam kursi. Hal itu didasari atas kemenangan Mohammad Idris-Imam Budi Hartono pada perhelatan Pilkada yang dilakukan 9 Desember 2020 lalu, dimana PPP menjadi salah satu pengusung paslon nomor urut 2, bersama PKS, Demokrat dan satu partai non-parlemen yakni Partai Berkarya.

Dia juga menjelaskan, meski saat ini paslon yang diusung PPP telah memenangkan Pilkada, namun PPP Kota Depok tidak akan lengah, terutama dalam menyongsong pesta demokrasi yang rencananya akan dihelat pada 2024.

Qonita menambahkan, pihkanya mulai saat ini telah tancap gas melakukan upaya-upaya politik dengan terjun langsung ke masyarakat. Dia juga mengaku telah mempersiapkan kader-kader terbaik di setiap kecamatan.

“Tentu kami berharap PPP akan lebih maju dari sekarang. Harapan kami, PPP Kota Depok pada 2024 akan lebih banyak kader yang menjadi wakil rakyat Kota Depok, yaa minimal enam kursi lah, atau naik 300 persen,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here